Skip to main content

Property & Bank

Grand Wisata Bekasi Luncurkan Livia, Hunian Premium Harga Rp2–3 Miliar

Grand Wisata Bekasi
Rumah contoh klaster Livia, Grand Wisata

Propertynbank.com – Kawasan Bekasi menjadi salah satu wilayah yang terus menarik perhatian. Berada di koridor timur Jakarta dan ditopang pengembangan infrastruktur serta kawasan kota mandiri, Bekasi memiliki prospek yang semakin kuat sebagai lokasi hunian dan investasi.

Salah satu kawasan yang menangkap peluang tersebut adalah Grand Wisata Bekasi. Setelah klaster Dovia di kawasan Ladoria mendapat respons positif hingga terjual habis dalam waktu singkat, Sinar Mas Land kembali menghadirkan produk residensial baru melalui Klaster Livia.

Klaster terbaru ini menyasar keluarga modern yang membutuhkan hunian dengan ruang lebih luas, fasilitas lengkap, sekaligus memiliki prospek nilai investasi seiring perkembangan kawasan.

CEO of Residential National Sinar Mas Land Prasetijo Tanumihardja mengatakan, respons pasar terhadap produk residensial di Grand Wisata Bekasi menunjukkan semakin kuatnya kepercayaan konsumen terhadap konsep township yang dikembangkan secara berkelanjutan.

“Antusiasme pasar terhadap setiap produk residensial yang kami hadirkan di Grand Wisata Bekasi menjadi bukti bahwa masyarakat semakin percaya pada nilai sebuah township yang berkembang secara berkelanjutan,” ujar Prasetijo dalam keterangan tertulis.

Klaster Livia dibangun sebanyak 146 unit di atas lahan seluas 3,2 hektare dan dipasarkan dengan harga sekitar Rp2–3 miliar. Produk ini sekaligus memperluas pilihan hunian di Grand Wisata Bekasi untuk segmen keluarga yang menginginkan rumah dengan ukuran lebih besar dan fasilitas yang lebih lengkap.

Tiga Pilihan Tipe Rumah

Mengusung arsitektur bergaya Mediterania dengan sentuhan natural dan modern, Livia menawarkan tiga pilihan tipe hunian. Tipe Livia 7 memiliki luas tanah 84 m² dan luas bangunan 97 m². Sementara Livia 8 memiliki luas tanah mulai 96 m² dengan luas bangunan hingga 136 m².

Untuk konsumen yang membutuhkan ruang lebih besar, tersedia tipe Livia 9 dengan luas tanah 153 m² dan luas bangunan 160 m².

Seluruh tipe dirancang dengan 3 hingga 4+1 kamar tidur serta carport yang mampu menampung hingga tiga mobil. Konsep tersebut menyasar kebutuhan keluarga modern yang tidak hanya membutuhkan tempat tinggal, tetapi juga ruang yang menunjang aktivitas keluarga.

Kehadiran Livia juga memperkuat positioning Grand Wisata Bekasi sebagai kawasan hunian yang menggabungkan kebutuhan residensial, komersial, rekreasi, pendidikan, hingga kesehatan dalam satu kawasan.

Ekosistem Kota Mandiri Jadi Daya Tarik

Salah satu kekuatan Grand Wisata Bekasi terletak pada kelengkapan fasilitas internal township. Penghuni dapat mengakses berbagai fasilitas seperti Living World, Sport Club, Go Wet! Waterpark, Pasar Modern, serta beragam area komersial.

Ekosistem tersebut masih akan berkembang. Sejumlah fasilitas baru dijadwalkan hadir, antara lain Farmtopia by Dairyland Cimory Group dan The Quantis Club, yang ditujukan untuk memperkaya pilihan rekreasi dan gaya hidup penghuni.

Dari sisi pendidikan, Grand Wisata Bekasi juga memiliki akses terhadap sejumlah institusi seperti Sekolah Al-Azhar, Sekolah IPEKA, dan Notre Dame. Ke depan, Sekolah Al Wildan Islamic School juga akan hadir di kawasan tersebut.

Sementara kebutuhan kesehatan ditunjang sejumlah rumah sakit seperti Mitra Keluarga, Hermina, dan Eka Hospital.

Kelengkapan fasilitas tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan daya tarik sebuah kawasan hunian. Bagi konsumen, keberadaan fasilitas dalam satu ekosistem dapat mengurangi ketergantungan terhadap perjalanan ke luar kawasan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Akses Grand Wisata Bekasi Makin Terhubung

Selain fasilitas, prospek Grand Wisata Bekasi juga ditopang oleh konektivitas. Klaster Livia berada di sisi barat Grand Wisata Bekasi dengan akses menuju Tol JORR 2 melalui Gerbang Tol Setu Utara.

Kawasan ini juga dapat dijangkau melalui Tol Jakarta-Cikampek melalui Gerbang Tol Tambun. Akses tersebut memberikan alternatif perjalanan bagi penghuni menuju Jakarta maupun kawasan industri dan pusat aktivitas ekonomi di wilayah Bekasi dan sekitarnya.

Dalam jangka panjang, konektivitas kawasan turut diperkuat berbagai proyek infrastruktur strategis. Sejumlah proyek seperti Tol Becakayu, Kereta Cepat Jakarta-Bandung, LRT Jabodebek, serta rencana jalur MRT Cikarang-Balaraja menjadi bagian dari perkembangan infrastruktur yang berpotensi memperkuat konektivitas kawasan timur Jakarta.

Bagi pasar properti, pembangunan infrastruktur memiliki arti penting karena dapat meningkatkan aksesibilitas sekaligus memperluas radius aktivitas ekonomi dan hunian.

Dengan kombinasi pertumbuhan pasar yang masih positif, perkembangan infrastruktur, serta kelengkapan fasilitas township, Grand Wisata Bekasi berupaya memanfaatkan momentum pasar 2026 melalui kehadiran Klaster Livia.

Di segmen hunian premium, produk dengan lokasi strategis dan dukungan ekosistem kota mandiri semakin menjadi pertimbangan konsumen. Bukan hanya soal memiliki rumah, tetapi juga mendapatkan kualitas lingkungan, kemudahan mobilitas, fasilitas, serta potensi nilai aset dalam jangka panjang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Properti

Berita Keuangan & Perbankan