
Propertynbank.com – Lapangan hijau menjadi ruang bertemunya para pelaku industri perumahan dan properti dalam Turnamen Mini Soccer Property Cup XVIII Tahun 2026 yang digelar Forum Wartawan Perumahan Rakyat (Forwapera) di Epic Wesoccer, Kuningan, Jakarta, Sabtu (27/9/2026).
Memasuki penyelenggaraan ke-18, Property Cup kembali menjadi ajang yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan sektor perumahan. Namun, berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya yang menggunakan format futsal, tahun ini Forwapera menggelar pertandingan dalam format mini soccer.
Sebanyak 12 tim ambil bagian dalam turnamen yang mempertemukan perwakilan pengembang, perbankan, lembaga pemerintah, asosiasi, hingga industri pendukung perumahan.
Ketua Forwapera Erfendi Eka Putra mengatakan, Property Cup merupakan agenda tahunan yang dirancang tidak hanya sebagai kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi ruang untuk menjaga silaturahmi dan kekompakan ekosistem perumahan.
Menurutnya, keterlibatan berbagai stakeholder dari sektor perumahan dan industri pendukung menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi sarana membangun komunikasi dan kolaborasi lintas sektor.
“Property Cup rutin kami gelar setiap tahun dan melibatkan stakeholder perumahan dan properti dari seluruh Indonesia. Tahun ini untuk pertama kalinya kami menggunakan format mini soccer, setelah sebelumnya futsal,” ujar Erfendi.
Ia menambahkan, semangat kebersamaan tersebut juga sejalan dengan upaya mendukung berbagai program pembangunan perumahan, termasuk target penyediaan hunian bagi masyarakat.
“Forwapera sangat berterima kasih kepada stakeholder yang terus mendukung kegiatan ini hingga sampai ke-18 kali di tahun 2026,” katanya.
BP Tapera: Olahraga Bangun Kolaborasi
Dukungan terhadap penyelenggaraan Property Cup juga datang dari BP Tapera. Direktur Keuangan dan Umum BP Tapera Budi Santoso yang hadir pada pembukaan turnamen menyampaikan bahwa kegiatan olahraga seperti ini memberikan ruang interaksi yang positif bagi para pemangku kepentingan perumahan.
Menurut Budi, Property Cup bukan sekadar pertandingan antartim. Kegiatan tersebut juga dapat menjadi sarana memperkuat hubungan antarkaryawan maupun antarperusahaan yang selama ini memiliki keterkaitan dalam ekosistem perumahan.
“Sangat positif kegiatan ini untuk membangun kolaborasi dan kekompakan stakeholder perumahan melalui olahraga. Semoga tahun depan semakin banyak stakeholder yang mendukung kegiatan ini,” ujar Budi.
Kehadiran tim dari berbagai institusi, lanjutnya, membuat kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum memperluas komunikasi di antara pelaku industri.
Media, Forwapera dan Properti Bersatu di Lapangan
Pada sesi penutupan, Presiden AREA Indonesia sekaligus Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Jaya, Indra Utama, turut memberikan apresiasi terhadap konsistensi Forwapera dalam mempertahankan Property Cup hingga memasuki penyelenggaraan ke-18.
Menurut Indra, keberadaan Property Cup menunjukkan bahwa hubungan antara media dan industri properti tidak hanya berlangsung dalam aktivitas pemberitaan, tetapi juga dapat dibangun melalui kegiatan bersama yang lebih informal dan sportif.
“Property Cup bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, melainkan juga wadah untuk mempererat silaturahmi dan membangun kolaborasi antara insan properti dan media,” ujar Indra yang juga merupakan Komisaris Utama PT Waskita Beton Precast, Tbk (WSBP) dan Ketua Umum DPP Abpednas.
Turnamen yang berlangsung selama satu hari tersebut ditangani langsung oleh Forwapera dengan dukungan tim wasit berpengalaman. Para peserta tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga membawa semangat kebersamaan antarstakeholder industri perumahan.
Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp27,5 juta, berupa trofi dan dana pembinaan.
BSI Keluar sebagai Juara
Dari 12 tim yang berlaga, Bank Syariah Indonesia (BSI) berhasil tampil sebagai juara pertama Mini Soccer Property Cup XVIII Tahun 2026.
BSI berhak membawa pulang trofi sekaligus hadiah uang tunai sebesar Rp12,5 juta. Posisi juara kedua ditempati Pesona Kahuripan Group dengan hadiah Rp7 juta.
Sementara itu, Agung Podomoro Land meraih posisi ketiga dengan hadiah Rp5 juta. Adapun posisi keempat ditempati Perumda Pasar Jaya yang memperoleh hadiah Rp2 juta.
Penghargaan individu juga diberikan kepada Rizki Nanda dari BSI yang keluar sebagai Top Score setelah mencetak enam gol. Ia mendapatkan hadiah sebesar Rp1 juta.
Komposisi peserta yang beragam memperlihatkan luasnya ekosistem yang terlibat dalam sektor perumahan. Selain pengembang, turnamen juga diikuti perwakilan perbankan penyalur KPR, instansi pemerintah, asosiasi, serta perusahaan dari industri pendukung seperti bahan bangunan.
Didukung 32 Sponsor
Konsistensi penyelenggaraan turnamen ini tidak terlepas dari dukungan berbagai stakeholder. Pada tahun ini, tercatat sebanyak 32 perusahaan, asosiasi, dan lembaga yang memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.
Para pendukung antara lain Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Metropolitan Land, Sinar Mas Land, Bank Tabungan Negara, DPP REI, DPP Himperra, DPP Appernas Jaya, DPP Apersi, Bank Syariah Nasional, Infiniti Land, Pintu Baja Fortress, Astra Property, BP Tapera, Modernland, Pesona Kahuripan, Paramount Land, Agung Podomoro Land, Tata Logam Lestari, Perumda Pasar Jaya, Grand Cikarang City, SMF, Kawah Anugerah Properti, Siap KPR, Jababeka, ISPI Group, CitraRaya Tangerang, Delta Group, DPD REI DKI Jakarta, DPD REI Jawa Barat, DPD REI Banten, serta AREA Indonesia.
Dengan dukungan lintas sektor tersebut, Property Cup XVIII tidak hanya menjadi agenda olahraga tahunan, tetapi juga berkembang sebagai ruang pertemuan informal bagi para pelaku industri perumahan dan properti.
Konsistensi penyelenggaraan hingga 18 kali menjadi indikasi bahwa kegiatan yang memadukan olahraga, silaturahmi, dan networking tersebut tetap memiliki tempat di tengah dinamika industri perumahan nasional.
















