
Propertynbank.com – PT Superior Prima Sukses Tbk (BLES), produsen bata ringan dengan merek Blesscon dan Superiore Block, terus memperkuat efisiensi operasional melalui pemanfaatan energi terbarukan dan penggunaan peralatan listrik di fasilitas produksinya. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mengoptimalkan penggunaan energi dan sumber daya sekaligus mendukung keberlanjutan kegiatan manufaktur.
Salah satu upaya yang dilakukan BLES adalah memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di fasilitas produksinya. Hingga saat ini, total kapasitas terpasang panel surya Perseroan mencapai 4.362 kilowatt-peak (kWp). Energi matahari yang dikonversi menjadi listrik tersebut dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan operasional pabrik.
Selain energi surya, BLES juga menggunakan peralatan listrik untuk menunjang aktivitas di lingkungan produksi. Perseroan saat ini mengoperasikan 48 unit forklift listrik dan satu unit loader listrik. Pemanfaatan peralatan tersebut menjadi bagian dari evaluasi perusahaan terhadap berbagai peluang untuk meningkatkan efisiensi operasional dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan.
Direktur Produksi PT Superior Prima Sukses Tbk, Hendra Widodo, mengatakan perusahaan terus mengkaji penerapan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan produksi dan arah pengembangan bisnis.
“Sebagai perusahaan manufaktur, kami terus mengevaluasi berbagai peluang untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi dan sumber daya. Pemanfaatan panel surya dan forklift listrik merupakan bagian dari upaya tersebut, sekaligus mencerminkan komitmen kami untuk mengembangkan operasional yang semakin efisien dan memperhatikan aspek lingkungan,” ujar Hendra dalam keterangan tertulis.
Menurutnya, penerapan teknologi akan terus disesuaikan dengan kebutuhan operasional serta strategi pertumbuhan Perseroan. Dengan demikian, upaya peningkatan efisiensi diharapkan dapat berjalan beriringan dengan produktivitas dan daya saing usaha.
Kapasitas Produksi 5,6 Juta Meter Kubik per Tahun
Langkah optimalisasi energi menjadi relevan bagi BLES seiring skala bisnisnya di industri bata ringan nasional. Melalui merek Blesscon dan Superiore Block, Perseroan memiliki kapasitas produksi sekitar 5,6 juta meter kubik per tahun dan menempati posisi sebagai produsen bata ringan terbesar di Indonesia.
Dengan kapasitas tersebut, pengelolaan energi dan sumber daya menjadi salah satu aspek penting dalam menunjang kegiatan manufaktur. Pemanfaatan PLTS dan peralatan listrik merupakan bagian dari upaya perusahaan mengevaluasi penggunaan teknologi yang dapat mendukung operasional secara lebih efisien.
Di tengah pengembangan bisnis, BLES juga mencatatkan peningkatan kinerja keuangan pada semester pertama 2026. Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp848 miliar, tumbuh 33,3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp636,2 miliar.
Sementara itu, laba bersih BLES mencapai Rp147,1 miliar pada semester I-2026, meningkat dibandingkan Rp8,1 miliar pada semester I-2025. Kinerja tersebut menunjukkan pertumbuhan usaha Perseroan pada periode tersebut, di tengah upaya menjaga efisiensi dan memperkuat daya saing operasional.
Efisiensi dan Keberlanjutan Operasional BLES
Ke depan, BLES akan terus mengevaluasi peluang peningkatan efisiensi melalui pemanfaatan teknologi dan optimalisasi sumber daya sesuai kebutuhan masing-masing fasilitas produksi. Pendekatan ini diarahkan untuk mendukung produktivitas sekaligus mengintegrasikan perhatian terhadap aspek lingkungan dalam kegiatan usaha.
Bagi industri manufaktur bahan bangunan, pengelolaan energi menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan untuk menjaga keberlangsungan operasional. Penerapan teknologi yang sesuai dengan karakteristik produksi diharapkan dapat membantu perusahaan mengoptimalkan sumber daya sekaligus mempertahankan daya saing.
“Melalui merek Blesscon dan Superiore Block, BLES berkomitmen untuk terus memperkuat posisinya di industri bata ringan Indonesia dengan mengedepankan pengembangan operasional yang efisien dan berkelanjutan,” tutup Hendra.
















