
Propertynbank.com – PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (IDX: RISE) atau Tanrise Property memperluas pijakan bisnisnya ke Jawa Barat. Pengembang properti terpadu ini resmi memulai pengembangan kawasan Integrated City Development seluas 26 hektare di koridor Jalan Soekarno-Hatta, Bandung.
Ekspansi tersebut menjadi bagian dari strategi Perseroan memperluas portofolio sekaligus meningkatkan kontribusi proyek baru terhadap kinerja perusahaan.
Dengan mempertimbangkan kisaran nilai pasar lahan di koridor utama Jalan Soekarno-Hatta, nilai kapitalisasi aset tanah proyek Tanrise Bandung diperkirakan mencapai sekitar Rp1,25 triliun.
Nilai tersebut belum memperhitungkan potensi Gross Development Value (GDV) yang dapat dihasilkan apabila keseluruhan masterplan kawasan direalisasikan secara bertahap.
Pengembangan kawasan ini dirancang tidak hanya untuk hunian, tetapi juga mencakup area komersial, klaster hunian berbasis Community Living, serta peluang pengembangan kawasan superblok terpadu di masa mendatang.
Perkuat Portofolio Tanrise
Direktur Tanrise, Merry Lantani, mengatakan pengembangan Tanrise Bandung merupakan bagian dari transformasi portofolio Perseroan untuk mendorong pertumbuhan kinerja perusahaan.
Menurutnya, keberadaan lahan seluas 26 hektare memberikan ruang pengembangan yang cukup besar untuk membangun ekosistem kawasan secara bertahap.
“Tanrise Bandung bukan sekadar pengembangan hunian biasa, melainkan pengembangan kota terpadu atau Integrated City Development berbasis komunitas. Berada di lokasi yang sangat strategis di koridor Bandung Timur dan terintegrasi dekat kawasan bisnis Tritan Point, proyek ini memiliki landbank yang sangat masif dan bernilai tinggi,” ujar Merry dalam keterangan tertulis.
Ia menambahkan, luas lahan tersebut memungkinkan Perseroan mengembangkan berbagai produk properti secara berkesinambungan.
“Ketersediaan lahan seluas 26 hektare ini memberi kami ruang gerak fleksibel untuk membangun ekosistem komersial dan residensial bernilai tinggi secara berkesinambungan,” lanjutnya.
Bidik Kontribusi Marketing Sales
Pada tahap awal pengembangan yang dimulai pada Semester II 2026, RISE akan memprioritaskan penjualan produk residensial dan area komersial perdana.
Produk-produk tersebut diproyeksikan memberikan kontribusi terhadap marketing sales Perseroan sekaligus membuka sumber pendapatan baru dari kawasan Bandung.
Strategi tersebut juga menjadi bagian dari upaya RISE mengoptimalkan nilai aset sekaligus memperkuat struktur permodalan dan fundamental Perseroan dalam jangka panjang.
Pengembangan secara bertahap dinilai memberikan fleksibilitas bagi Perseroan untuk menyesuaikan produk dengan kebutuhan pasar, sekaligus menjaga kesinambungan pengembangan kawasan.
Diversifikasi Bisnis dan Wilayah
Masuknya Tanrise ke Bandung memperkuat strategi diversifikasi bisnis dan wilayah yang tengah dilakukan Perseroan.
Portofolio RISE saat ini tidak hanya bertumpu pada pengembangan residensial, tetapi mencakup sejumlah segmen, mulai dari Integrated City Development, Community Living, Business Districts, Industrial Park & Logistic, hingga Hotel, MICE & Leisure.
Dengan pengembangan Tanrise Bandung, Perseroan memiliki tambahan landbank strategis di salah satu koridor utama Kota Bandung.
Keberadaan kawasan tersebut juga membuka peluang pengembangan berbagai produk properti dalam satu ekosistem, sehingga tidak hanya mengandalkan penjualan hunian tetapi juga mengembangkan sumber pendapatan dari sektor komersial dan kawasan terpadu.
Bagi RISE, ekspansi ke Bandung menjadi salah satu langkah untuk memperluas basis bisnis sekaligus mengoptimalkan aset lahan bernilai strategis. Pengembangan 26 hektare tersebut akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan rencana masterplan dan dinamika pasar properti di Jawa Barat.
















