
Propertynbank.com – PT Gemah Ripah Sadaya terus memperkuat strategi pemasaran Greenview Residence melalui kolaborasi yang lebih erat dengan para agen properti dan mitra pembiayaan. Langkah tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Agent Gathering Greenview Residence bertajuk Bersinergi dan Bertumbuh Bersama, Selasa (14/7), yang digelar di Restoran Roemah Engkong, Bogor, salah satu fasilitas yang berada di dalam kawasan Greenview Residence.
Kegiatan yang berlangsung di kawasan Cifor, Kota Bogor ini dihadiri oleh agen properti, broker, tenaga pemasaran, mitra strategis, hingga perwakilan Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Bogor sebagai mitra penyedia fasilitas pembiayaan KPR Syariah bagi calon konsumen.
Managing Director PT Gemah Ripah Sadaya, Rully Muliarto, mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan membangun ekosistem pemasaran yang semakin profesional, sekaligus memperkuat sinergi antara developer, agen, dan lembaga pembiayaan.
Menurutnya, peran agen properti saat ini tidak lagi sekadar menjual produk, tetapi juga menjadi konsultan yang mampu membantu masyarakat memperoleh hunian sesuai kebutuhan sekaligus memiliki nilai investasi yang baik.
“Greenview Residence kami hadirkan bukan hanya sebagai produk hunian, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem perumahan yang lebih luas. Kami ingin para agen menjadi mitra strategis yang tidak hanya menjual, tetapi juga membantu masyarakat mendapatkan hunian yang layak, nyaman, dan bernilai investasi,” ujar Rully.
Keunggulan Greenview Residence
Greenview Residence sendiri dikembangkan dengan konsep green living di kawasan Cifor, Bogor. Proyek ini menawarkan lingkungan yang asri, aksesibilitas yang baik, serta didukung berbagai fasilitas kawasan yang telah berkembang.
Tak hanya itu, Greenview Residence juga menjadi salah satu proyek yang tergabung dalam Program Perumahan Lembaga Penggerak Ekonomi Umat (LPEU) MUI pada sektor Perumahan dan Kawasan Permukiman. Program tersebut mengedepankan konsep Rumah Halal dengan skema pembiayaan syariah yang berada di dalam kawasan bernuansa Islami.
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh pembekalan mengenai berbagai aspek pemasaran Greenview Residence, mulai dari product knowledge, informasi harga dan promo terbaru, simulasi KPR Syariah, program penjualan, launching challenge, sistem afiliasi dan komisi, hingga sesi networking bersama para mitra bisnis.
Kehadiran BSI Cabang Bogor juga menjadi bagian dari upaya memberikan kemudahan akses pembiayaan kepada masyarakat yang ingin memiliki rumah melalui skema KPR Syariah. Sinergi antara pengembang, perbankan, dan tenaga pemasaran dinilai menjadi faktor penting dalam memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat.
Selain membahas strategi penjualan, PT Gemah Ripah Sadaya juga memanfaatkan forum tersebut untuk mendorong peningkatan kompetensi agen properti. Para peserta mendapatkan sosialisasi mengenai Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 33 Tahun 2025 yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pemasaran properti, termasuk melalui sertifikasi kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang difasilitasi oleh LSP AREA.
Rully menilai peningkatan kompetensi menjadi kebutuhan penting seiring berkembangnya industri properti yang semakin kompetitif dan regulatif.
“Ke depan, profesi agen properti harus semakin profesional, tertib, dan memiliki kompetensi yang jelas. Karena itu, kami ingin para agen yang bergabung tidak hanya siap menjual, tetapi juga siap naik kelas melalui pemahaman regulasi dan sertifikasi profesi,” katanya.
Melalui kegiatan Agent Gathering tersebut, imbuh Rully, PT Gemah Ripah Sadaya berharap hubungan kemitraan dengan para agen semakin solid, sekaligus meningkatkan pemahaman terhadap keunggulan Greenview Residence 2 sehingga mampu memperluas peluang penjualan.
“Kami optimistis dukungan dari jaringan agen, lembaga pembiayaan syariah, serta ekosistem Program Perumahan LPEU MUI akan memperkuat posisi Greenview Residence sebagai salah satu pilihan hunian di Bogor yang menawarkan kenyamanan, nilai investasi, dan kemudahan akses pembiayaan berbasis syariah,” tutup Rully.















