Property & Bank

RTH dan Infrastruktur Hijau Jadi Kekuatan BSD City

bsd city
Botanic Park di NavaPark BSD City merupakan ruang terbuka hijau seluas kurang lebih 10 hektare

Propertynbank.com – Di tengah laju urbanisasi dan tekanan perubahan iklim, konsep green living semakin menjadi ukuran penting dalam pembangunan kota modern. Menjawab tantangan tersebut, Sinar Mas Land terus memperkuat BSD City sebagai township yang mengintegrasikan ruang terbuka hijau, infrastruktur ramah lingkungan, dan inovasi teknologi dalam satu ekosistem perkotaan.

Sebagai mega township seluas lebih dari 6.000 hektare, BSD City menempatkan keberlanjutan sebagai bagian inti dari perencanaan kawasan. Lebih dari 30 persen areanya dialokasikan sebagai ruang hijau publik, termasuk Serbaraja Toll Park, Green Connector, BSD Urbanatura, Taman Kota 1 & 2 BSD, serta puluhan taman yang tersebar di kawasan hunian dan komersial.

Komitmen tersebut tercermin dalam berbagai program pengelolaan air, sampah, energi terbarukan, dan pembangunan bangunan hijau bersertifikasi. Berdasarkan Sustainability Report PT Bumi Serpong Damai Tbk. (BSDE) tahun 2024, BSD City berhasil menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 7,78 persen melalui pemanfaatan energi terbarukan, mendaur ulang lebih dari 362.094 meter kubik air, menggunakan 35,73 persen material hijau pada proyek residensial, serta menanam lebih dari 11.333 pohon.

Deputy Group CEO Strategy Development and Assets Sinar Mas Land, Herry Hendarta, menegaskan bahwa ruang terbuka hijau merupakan fondasi utama dalam menciptakan kualitas hidup yang berkelanjutan.

“Ruang terbuka hijau merupakan fondasi utama dalam menciptakan kualitas hidup yang berkelanjutan. Di tengah tekanan urbanisasi dan tantangan perubahan iklim, kualitas lingkungan akan menjadi faktor penentu bagi masa depan kota dan masyarakatnya. Karena itu, di BSD City kami menempatkan RTH serta infrastruktur hijau sebagai inti dari perencanaan kota yang terintegrasi, mudah diakses, dan relevan dalam mendukung penerapan green living,” ujar Herry Hendarta dalam siaran pers.

Salah satu implementasi nyata konsep tersebut adalah BSD Urbanatura, yang sebelumnya dikenal sebagai Green Pathway. Dibangun di atas lahan seluas 120.000 meter persegi, kawasan ruang terbuka hijau multifungsi ini mengintegrasikan vegetasi Sungai Cijantra dengan infrastruktur perkotaan. Berlokasi berdampingan dengan Eastvara Mall, BSD Urbanatura dilengkapi sistem pengelolaan air modern seperti lahan basah, kolam retensi, dan koridor hijau.

Selain menghadirkan ruang hijau, BSD City juga mengembangkan ekosistem kota yang mendukung mobilitas berkelanjutan. Kawasan ini memiliki jalur sepeda yang terhubung antarkawasan, layanan shuttle listrik BSD Link, serta pengembangan kawasan Transit Oriented Development (TOD) yang mendorong penggunaan transportasi publik dan mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi.

Infrastruktur ramah lingkungan lainnya juga terus dikembangkan, mulai dari sistem drainase modern, rainwater harvesting, hingga program pengelolaan sampah berbasis komunitas. Upaya ini tidak hanya menjaga kualitas lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya keberlanjutan.

Salah satu komunitas yang aktif memanfaatkan tata kota hijau BSD City adalah BSD Running Buddies. Ketua komunitas tersebut, Sandy Terisno, mengatakan bahwa ketersediaan ruang terbuka hijau dan tata kota yang teratur membuat para pecinta olahraga merasa nyaman untuk berlari, berinteraksi, dan tumbuh bersama sebagai komunitas.

“BSD City mendukung komunitas kami karena ketersediaan Ruang Terbuka Hijau yang luas dan tata kota yang teratur sehingga sports enthusiasts merasa nyaman, tidak hanya untuk berlari atau jogging, tetapi juga untuk bertemu dan tumbuh bersama sebagai komunitas,” kata Sandy Terisno.

Apresiasi Untuk BSD City

Sejak berdiri pada 2015, BSD Running Buddies kini memiliki 120 anggota terdaftar yang berasal dari BSD City dan kawasan sekitarnya. Pertumbuhan komunitas ini juga didukung oleh infrastruktur kawasan yang memudahkan pelari, baik pemula maupun profesional, untuk berlatih secara rutin.

Komitmen BSD City terhadap keberlanjutan turut mendapat pengakuan di tingkat internasional. Pada akhir 2025, BSD City meraih penghargaan Outstanding Achievement in Sustainable Development dari Green Building Council Indonesia (GBCI). Selain itu, kawasan residensial NavaPark di BSD City meraih Platinum Greenship Neighborhood Certification dari GBCI pada 2022 dan Sustainable Residential Development Indonesia dari Asia Pacific Property Awards pada 2026.

Di sektor perkantoran, Green Office Park (GOP) juga telah tersertifikasi green district dan green building dari Building and Construction Authority (BCA) Singapore serta GBCI. Sertifikasi tersebut mencerminkan penerapan prinsip keberlanjutan, mulai dari penggunaan bangunan hijau, emisi karbon rendah, efisiensi energi, pengelolaan sumber air, pengelolaan limbah hijau, hingga pengurangan plastik.

Dengan pendekatan holistik tersebut, BSD City konsisten mengembangkan kawasan berdasarkan prinsip Building for a Better Future. Kehadiran ruang terbuka hijau, infrastruktur berkelanjutan, komunitas aktif, serta sertifikasi internasional menegaskan posisi BSD City sebagai township modern yang adaptif terhadap kebutuhan masa kini sekaligus membangun masa depan kota yang lebih hijau.

“Melalui berbagai inisiatif tersebut, BSD City tidak hanya menjadi rujukan bagi pengembangan kota-kota lain di Indonesia, tetapi juga mulai diperhitungkan sebagai model urban planning berkelanjutan di tingkat global,” tutup Herry Hendarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Properti

Berita Keuangan & Perbankan