Skip to main content

Property & Bank

Ini Alasan Pasar Sewa Properti di Kelapa Gading Meningkat

Pasar
Jasisca, Konsultan Properti Gading Pro – PIK

Propertynbank : Peran agen properti, kini tidak lagi sebatas membantu transaksi jual beli properti. Namun ditengah dinamika pasar yang bergerak lebih selektif, bisnis penyewaan hunian justru menjadi peluang yang terus berkembang.

Tak heran jika saat ini agen properti dituntut mampu memahami perubahan kebutuhan pasar, mulai dari preferensi penyewa hingga strategi meningkatkan nilai sewa sebuah properti.

Salah satu tren yang kini semakin terlihat adalah meningkatnya permintaan terhadap hunian full furnished di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Dibandingkan rumah atau apartemen dalam kondisi kosong, penyewa kini lebih memilih unit yang siap ditempati dengan desain interior modern dan fasilitas yang lengkap.

Menurut Konsultan Properti Gading Pro PIK, Jesisca, sekarang ini layanan penyewaan telah menjadi bagian penting dari bisnis agen properti. Tidak sedikit pemilik properti yang memilih menyewakan asetnya sambil menunggu momentum pasar penjualan kembali membaik.

“Pasar sewa tetap bergerak. Karena itu, agen properti juga harus bisa memberikan solusi kepada pemilik aset, bukan hanya menjual properti, tetapi juga membantu mendapatkan penyewa yang tepat,” ujarnya.

Perubahan preferensi juga menjadi salah satu faktor yang turut memengaruhi strategi pemilik properti maupun agen properti dalam memasarkan unit sewa. Hunian yang telah dilengkapi furnitur dinilai memiliki daya saing lebih tinggi sekaligus mampu memberikan nilai sewa yang lebih baik.

Menurut Jesisca, saat ini penyewa tidak hanya mempertimbangkan lokasi dan harga, tetapi juga kenyamanan saat menempati hunian. Kesibukan masyarakat perkotaan membuat banyak penyewa menginginkan rumah atau apartemen yang dapat langsung dihuni tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli furnitur maupun melakukan penataan interior.

“Kalau pemilik properti mengikuti tren desain interior yang lebih modern dan menyediakan unit dalam kondisi full furnished, peluang tersewa akan lebih besar. Pasalnya, penyewa saat ini lebih mencari kenyamanan karena setelah pulang bekerja mereka ingin langsung menikmati rumah yang siap ditempati,” ujarnya di sela-sela Uji Kompetensi yang ia ikuti di Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP AREA Indonesia), Kamis (06/08/2026).

Menurut Jesisca, kondisi tersebut berbeda dibandingkan beberapa tahun lalu ketika rumah kosong masih banyak diminati. Saat ini, kepraktisan menjadi salah satu pertimbangan utama, terutama bagi kalangan profesional muda, pasangan baru menikah, hingga ekspatriat yang membutuhkan hunian siap huni.

Perbedaan kondisi unit juga berdampak pada nilai sewa. Sebagai contoh, di kawasan Kelapa Gading, rumah yang disewakan tanpa furnitur umumnya memiliki harga sekitar Rp40 juta per tahun. Sementara itu, rumah dengan kondisi full furnished dan didukung desain interior yang baik dapat disewakan hingga sekitar Rp60 juta per tahun, bahkan lebih tinggi bergantung pada kualitas furnitur, desain, serta lokasi properti.

“Selisihnya cukup signifikan. Nilai sewanya bisa meningkat karena penyewa memang bersedia membayar lebih untuk hunian yang nyaman dan tidak perlu lagi mengeluarkan biaya tambahan,” jelasnya.

Meski pasar investasi properti belum sepenuhnya pulih, Jesisca menilai permintaan sewa di Kelapa Gading masih relatif stabil. Kawasan ini tetap menjadi pilihan karena memiliki akses yang baik, fasilitas lengkap, serta lingkungan yang sudah matang sebagai kawasan hunian dan komersial.

Ia menambahkan, permintaan juga masih didominasi oleh end user, termasuk keluarga muda dan profesional yang bekerja di Jakarta. Faktor tersebut membuat pasar sewa di Kelapa Gading tetap memiliki prospek positif dibandingkan hanya mengandalkan penjualan properti.

Menurutnya, perubahan perilaku konsumen tersebut menjadi sinyal bagi para investor maupun pemilik properti untuk mulai meningkatkan kualitas aset yang dimiliki. Renovasi interior, penggunaan furnitur yang lebih modern, hingga penyediaan perlengkapan rumah tangga menjadi investasi yang dinilai mampu meningkatkan daya tarik sekaligus nilai sewa properti.

Dengan semakin tingginya preferensi terhadap hunian siap huni, konsep full furnished diperkirakan akan terus menjadi standar baru di pasar sewa hunian, khususnya di kawasan-kawasan premium seperti Kelapa Gading.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Properti

Berita Keuangan & Perbankan