
Propertynbank : Persaingan industri property, khususnya bisnis pengelolaan properti (property management) kini memasuki babak baru. Kemampuan dalam pengelolaan gedung secara profesional menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas asset serta meningkatnya nilai property tersebut.
Tak heran jika saat ini, keberadaan property management dipandang sebagai salah satu elemen strategis yang menentukan daya saing sebuah kawasan, apartemen, gedung perkantoran, pusat perbelanjaan hingga kawasan industri.
Pengelolaan yang profesional tidak hanya menciptakan kenyamanan bagi penghuni dan pengguna gedung, tetapi juga mampu meningkatkan okupansi, menjaga efisiensi operasional, memperpanjang usia bangunan, serta mempertahankan nilai aset dalam jangka panjang.
Ketua Umum Ikatan Manajer Real Estate Indonesia (IMREI), Dance Aquarianto, mengatakan paradigma mengenai property management harus mulai berubah. Selama ini, pengelolaan properti masih sering dipandang sebatas fungsi operasional, padahal perannya jauh lebih strategis sebagai penggerak nilai investasi.
“Property management bukan lagi sekadar mengelola gedung. Kami berperan menjaga keberlangsungan aset, meningkatkan produktivitas bangunan, memberikan pengalaman terbaik bagi penghuni, sekaligus menciptakan nilai tambah bagi pemilik dan investor,” ujarnya.
Menurutnya, bangunan yang dikelola secara profesional memiliki daya tarik lebih tinggi di mata investor maupun penyewa. Kualitas pelayanan, keamanan, kebersihan, pemeliharaan fasilitas, efisiensi energi, hingga kecepatan dalam menangani keluhan menjadi indikator yang semakin diperhatikan pasar sebelum memutuskan untuk membeli atau menyewa sebuah properti.
IMREI menilai transformasi industri properti saat ini juga menuntut pengelola bangunan untuk memiliki kompetensi yang lebih luas. Tidak hanya menguasai aspek operasional, tetapi juga memahami digitalisasi, sustainability, manajemen risiko, penerapan ESG (Environmental, Social and Governance), hingga strategi meningkatkan nilai aset melalui pengelolaan yang efektif.
Sebagai organisasi profesi, IMREI terus mendorong peningkatan kompetensi para manajer properti melalui program sertifikasi, pelatihan, serta kolaborasi dengan berbagai pelaku industri. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan standar pengelolaan yang semakin profesional sekaligus memperkuat daya saing industri properti Indonesia.
Di sisi pelaku usaha, PT Jekael Invesco melalui unit bisnis PREMIUM Integrated Property Management menjadi salah satu perusahaan yang menerapkan konsep pengelolaan properti secara terpadu. Perusahaan ini menyediakan layanan property management dan building management yang mengintegrasikan aspek operasional, engineering, housekeeping, security, tenant relation, hingga facility management untuk mendukung kinerja sebuah aset properti.
Pendekatan tersebut dinilai semakin relevan di tengah meningkatnya ekspektasi pemilik gedung maupun investor terhadap kualitas pengelolaan aset. Saat ini, keberhasilan sebuah properti tidak hanya diukur dari desain arsitektur atau lokasi yang strategis, tetapi juga dari bagaimana aset tersebut mampu memberikan pengalaman terbaik bagi penghuninya serta menghasilkan nilai ekonomi yang berkelanjutan.
Dance Aquarianto menambahkan bahwa hubungan antara pengembang, pemilik aset, pengelola properti, dan penghuni harus dipandang sebagai sebuah ekosistem. Ketika seluruh elemen berjalan dengan baik, maka aset akan memiliki umur ekonomis yang lebih panjang, biaya operasional dapat ditekan, tingkat kepuasan penghuni meningkat, dan nilai investasi pun akan terus terjaga.
“Pada akhirnya, investor tidak hanya membeli bangunan, tetapi juga membeli kualitas pengelolaannya. Semakin profesional sebuah properti dikelola, semakin tinggi pula kepercayaan pasar terhadap aset tersebut,” katanya.
Ke depan, IMREI optimistis kebutuhan terhadap perusahaan property management profesional akan terus meningkat seiring bertambahnya proyek mixed use, apartemen, kawasan industri, rumah sakit, hotel, hingga gedung perkantoran di berbagai kota di Indonesia. Kondisi ini sekaligus membuka peluang bagi perusahaan-perusahaan pengelola properti seperti PT Jekael Invesco untuk menghadirkan layanan yang semakin inovatif, efisien, dan berorientasi pada peningkatan nilai investasi aset.
“Dengan semakin kuatnya sinergi antara asosiasi profesi seperti IMREI dan perusahaan property management nasional, industri properti Indonesia diharapkan tidak hanya mampu menghasilkan bangunan berkualitas, tetapi juga menciptakan aset yang produktif, berkelanjutan, dan memiliki nilai investasi yang terus tumbuh,” pungkasnya.

















