
Propertynbank.com – Detail material menjadi salah satu elemen penting dalam membangun karakter sebuah ruang. Tidak hanya menyangkut warna dan tekstur, ukuran serta pola pemasangan material juga dapat memengaruhi kesan visual yang terbentuk dalam sebuah hunian maupun bangunan komersial.
Melihat kebutuhan tersebut, Infiniti Granite Tile menghadirkan LINEA SERIES, koleksi granite tile dengan format 60×120 cm dan proporsi 1:2. Format memanjang ini dirancang untuk memberikan lebih banyak kemungkinan dalam pengolahan bidang lantai maupun dinding.
Menurut Jali Wijaya, Direktur Marketing PT Surya Multi Cemerlang, penggunaan format material dengan proporsi tertentu dapat menjadi bagian dari strategi desain untuk menciptakan ruang yang terlihat lebih seimbang dan terstruktur.
“Dalam arsitektur, proporsi bukan sekadar soal ukuran, tetapi bagaimana material membentuk persepsi sebuah ruang. Melalui format 60×120 cm dengan proporsi 1:2, LINEA Series kami hadirkan untuk menciptakan tampilan ruang yang lebih seimbang, rapi, dan modern,” ujar Jali dalam keterangan tertulis.
Format Memanjang Berikan Fleksibilitas Desain
Salah satu karakter LINEA SERIES terletak pada format 60×120 cm yang memberikan bidang permukaan lebih panjang dibandingkan ukuran tile konvensional.
Penggunaan format tersebut memungkinkan arah pemasangan disesuaikan dengan karakter ruang. Pemasangan secara horizontal, misalnya, dapat membantu membangun kesan bidang yang lebih memanjang. Sementara aplikasi secara vertikal dapat dimanfaatkan untuk membentuk persepsi ruang yang lebih tinggi.
Selain aspek visual, ukuran tile yang lebih besar juga membuat jumlah garis nat pada permukaan menjadi lebih sedikit. Hasilnya, bidang lantai maupun dinding dapat terlihat lebih utuh dan memberikan kesan ruang yang lebih rapi.
Proporsi 1:2 yang menjadi karakter LINEA SERIES juga membuka peluang bagi arsitek dan desainer interior dalam mengembangkan berbagai pola pemasangan. Garis dan struktur pada tile dapat diselaraskan dengan elemen arsitektur lainnya sehingga komposisi ruang menjadi lebih terukur.
Dengan demikian, material tidak hanya berfungsi sebagai lapisan permukaan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari bahasa visual sebuah ruang.
Empat Pilihan Karakter Visual LINEA SERIES
Selain format, LINEA SERIES menawarkan empat pilihan karakter visual, yaitu Marbles, Onyx, Stone, dan Wood.
Varian Marbles menghadirkan tampilan dengan karakter urat marmer yang memberikan kesan elegan. Sementara Onyx menawarkan visual dengan kedalaman dan karakter yang lebih dramatis.
Bagi yang menginginkan nuansa natural, varian Stone menghadirkan interpretasi visual batu alam. Adapun Wood membawa karakter tekstur kayu yang lebih hangat untuk menciptakan suasana ruang yang terasa lebih nyaman.
Keempat pilihan tersebut memberikan keleluasaan bagi pemilik hunian maupun profesional di bidang arsitektur dan interior untuk menentukan material berdasarkan konsep yang ingin dibangun.
“Pemilihan material kini bukan hanya tentang tampilan, tetapi juga bagaimana estetika dan fungsi dapat berjalan bersama. LINEA SERIES menghadirkan pilihan visual yang beragam dengan material yang tahan gores dan noda, sehingga tetap elegan sekaligus praktis untuk penggunaan jangka panjang,” imbuh Jali.
Estetika Bertemu Fungsi
Di tengah kebutuhan material yang tidak hanya menarik secara visual tetapi juga praktis digunakan, aspek perawatan menjadi pertimbangan penting. LINEA SERIES dirancang dengan permukaan yang tahan terhadap goresan dan noda sehingga mendukung penggunaan dalam jangka panjang.
Karakter tersebut membuat koleksi ini dapat dipertimbangkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari rumah tinggal, proyek renovasi, hingga ruang komersial.
Penggunaan LINEA SERIES pun dapat disesuaikan dengan konsep masing-masing proyek. Pemilihan varian, arah pemasangan, hingga kombinasi dengan elemen interior lainnya dapat dikembangkan untuk menghasilkan karakter ruang yang berbeda.
Dengan menggabungkan format 60×120 cm, proporsi 1:2, empat pilihan karakter visual, serta aspek fungsional, LINEA SERIES menawarkan pendekatan material yang menempatkan desain dan kebutuhan penggunaan sehari-hari dalam satu kesatuan.
Bagi arsitek maupun desainer interior, fleksibilitas tersebut memberikan ruang untuk mengeksplorasi material sebagai bagian dari pembentuk suasana sekaligus struktur visual sebuah bangunan.
















