Skip to main content

Property & Bank

Bukan Sekadar Ruko, Grand Boulevard Aniva Bangun Ekosistem Bisnis dan Lifestyle di Gading Serpong

Grand Boulevard Aniva
Menggabungkan ruang bisnis, aktivitas publik, konektivitas, serta gaya hidup

Propertynbank.com – Kawasan komersial di Gading Serpong terus berkembang seiring meningkatnya aktivitas bisnis, kuliner, dan gaya hidup masyarakat. Melihat peluang tersebut, Paramount Land menghadirkan Grand Boulevard Aniva The Ultimate Grande Concept, kawasan komersial terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong.

Grand Boulevard Aniva dikembangkan bukan sekadar sebagai deretan ruko, tetapi sebagai urban commercial hub yang menggabungkan ruang bisnis, aktivitas publik, konektivitas, serta gaya hidup. Pada tahap pertama, Paramount Land memasarkan 44 unit komersial yang terbagi dalam tiga pilihan tipe.

Terdiri dari 21 unit tipe Regular dengan harga mulai Rp3,2 miliaran, 17 unit tipe Alfresco mulai Rp3,9 miliaran, serta enam unit Boutique Shop mulai Rp3,6 miliaran.

Direktur Sales & Marketing Paramount Land Ferry John Sihombing mengatakan, perkembangan Paramount Gading Serpong telah membentuk kawasan kota mandiri yang semakin lengkap dan memiliki beragam pusat aktivitas masyarakat.

Paramount Gading Serpong kini telah menampilkan wajah kota mandiri yang lengkap, vibrant, dan terintegrasi, dengan beragam commercial hub yang tersebar di setiap sudut kota,” ujar Ferry.

Menurutnya, pertumbuhan kawasan komersial di Paramount Gading Serpong tidak hanya didorong oleh pembangunan fisik, tetapi juga terbentuknya ekosistem bisnis dan gaya hidup. Aktivitas kuliner, otomotif, retail, lifestyle, hingga kegiatan komunitas berkembang dan menciptakan interaksi yang semakin dinamis.

Kondisi tersebut, lanjut Ferry, turut memperkuat posisi Paramount Gading Serpong sebagai salah satu destinasi kuliner dan gaya hidup yang ramai di kawasan Jabodetabek.

“Kesuksesan pertumbuhan kawasan komersial di Paramount Gading Serpong merupakan bagian dari komitmen Paramount Land yang tidak hanya mengembangkan bangunan ruko, tetapi juga membangun ekosistem bisnis dan gaya hidup, menumbuhkan komunitas dan interaksi sosial, meningkatkan value kawasan, dan mengembangkan investasi jangka panjang yang menguntungkan,” jelasnya.

Konsep Placemaking

Pengembangan Grand Boulevard Aniva juga mengadopsi pendekatan placemaking, yakni menciptakan ruang yang tidak hanya berfungsi secara fisik, tetapi mampu menghadirkan pengalaman dan interaksi bagi penggunanya.

Konsep ini diterapkan dengan menempatkan Grand Boulevard Aniva di kawasan yang telah berkembang, memiliki aktivitas kendaraan tinggi, captive market, serta terintegrasi dengan berbagai kawasan komersial dan hunian di sekitarnya.

“Calon pelaku usaha tidak hanya membeli ruang untuk berbisnis, tetapi masuk ke dalam ekosistem yang sudah hidup,” tegas Ferry.

Dari sisi lokasi, Grand Boulevard Aniva berada di antara dua kawasan pengembangan besar, yakni Paramount Gading Serpong dan BSD City. Kawasan ini ditunjang dua boulevard utama dengan ROW 30 dan ROW 28 yang terhubung dengan akses Gading Serpong–BSD City.

Grand Boulevard Aniva juga dikelilingi kawasan komersial Aniva dan Pasadena Central District serta sejumlah klaster residensial yang telah dihuni.

Untuk mendukung kemudahan mobilitas, kawasan ini memiliki enam jalur masuk serta sistem parkir gateless. Konsep tersebut dirancang untuk memberikan akses yang lebih terbuka dan membuat pergerakan pengunjung dari satu area ke area lainnya menjadi lebih seamless.

Grand Boulevard Aniva Hadirkan Ruang Publik dan Crowd Puller

Salah satu pembeda Grand Boulevard Aniva adalah kehadiran berbagai fasilitas yang dirancang sebagai crowd puller. Fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan foot traffic sekaligus menghidupkan aktivitas bisnis di dalam kawasan.

Di antaranya Aniva Grand Atrium, ruang publik seluas 1.200 meter persegi yang dapat digunakan untuk community gathering, pop-up market, pameran, pertunjukan, maupun berbagai kegiatan publik lainnya.

Ada pula Aniva Green Park, green park connector sepanjang 550 meter yang menghubungkan kawasan Aniva hingga Amarillo Village. Area ini dilengkapi Bridge of Harmony, amphitheater, promenade, mini stage, jogging track, taman, hingga ribbon wall.

Grand Boulevard Aniva
Dirancang sebagai crowd puller

Untuk memperkuat aktivitas pejalan kaki, Paramount Land juga menghadirkan Aniva Central Junction yang berada di tengah persimpangan kawasan. Elemen ini menggunakan konsep yellow box junction yang terinspirasi dari Shibuya Crossing di Jepang.

Elemen visual lainnya antara lain Aniva Clock Square dengan menara jam serta Aniva Mural Walk yang menghadirkan karya mural dan dirancang sebagai ruang visual sekaligus area interaksi.

Tiga Pilihan Konsep Komersial

Direktur Planning & Design Paramount Land Henry Napitupulu mengatakan, Grand Boulevard Aniva mengusung fasad American Style dengan karakter elegan dan modern.

“Grand Boulevard Aniva memiliki fasad American Style yang elegan dan modern, dilengkapi decorative crown dan decorative columns sebagai sentuhan karakter arsitektur yang kuat,” katanya.

Untuk mengakomodasi berbagai kebutuhan bisnis, Paramount Land menyediakan tiga konsep bangunan, yakni Regular, Alfresco, dan Luminous Boutique Shop.

Tipe Regular ditujukan untuk berbagai jenis usaha dan tersedia dalam sejumlah pilihan ukuran bangunan dua hingga tiga lantai. Unit ini memiliki koridor depan selebar 1,8 meter serta dua muka bangunan. Bagian belakang menghadap service alley selebar 2 meter yang diperuntukkan bagi kebutuhan utilitas dan kebersihan.

Sementara tipe Alfresco berada di jalan utama dengan konsep YOSECA atau Your Own Self Expandable Commercial Area. Konsep tersebut memberikan fleksibilitas kepada pemilik untuk menyesuaikan fasad dengan karakter bisnis.

Bangunan tiga lantai ini memiliki high ceiling hingga 6,8 meter, hanging balcony di lantai dua, teras alfresco selebar 4 meter, serta selasar bersama selebar 1,2 meter.

Adapun Luminous Boutique Shop menyasar bisnis yang mengutamakan tampilan dan eksposur tinggi, seperti artisan coffee shop, kafe, fashion, salon kecantikan, home decor, specialty retail, showroom, dan berbagai bisnis lainnya.

Tipe ini menawarkan premium architectural design, smart business spaces, dan prime signage placement. Jendela kaca berukuran luas juga menjadi bagian dari desain untuk mendukung kebutuhan window display.

Tersedia dalam bangunan dua lantai tipe Standard L6x10 dan Corner L7x10, jumlah Luminous Boutique Shop dibuat terbatas sehingga menjadi salah satu pilihan premium di Grand Boulevard Aniva.

Seluruh unit dilengkapi sejumlah fasilitas seperti AC, CCTV, serta filter air bersih. Untuk skema pembayaran, konsumen dapat memilih Supercash, tunai keras dengan KPR DP 5% sebanyak tiga kali, tunai keras atau tunai bertahap dengan DP 10% dan tenor 18 kali, hingga harga khusus tunai bertahap tanpa DP dengan tenor 120 kali.

Dengan konsep kawasan yang menggabungkan ruang usaha, fasilitas publik, konektivitas, serta aktivitas komunitas, Grand Boulevard Aniva diarahkan menjadi salah satu pusat komersial baru yang tidak hanya mengandalkan transaksi, tetapi juga mengandalkan kehidupan kawasan sebagai daya tarik bisnis jangka panjang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Properti

Berita Keuangan & Perbankan