
Propertynbank : Perusahaan penyedia solusi building material, TACO, memperluas eksplorasi pemanfaatan material ke industri kreatif melalui kolaborasi bersama MD Entertainment dalam produksi film Filosofi Teras yang dijadwalkan dirilis pada akhir tahun.
Film drama keluarga yang mengadaptasi buku karya Henry Manampiring, ini menghadirkan Sherina Munaf sebagai Nea, seorang karyawan, dan Ge Pamungkas sebagai Dio, pasangan Nea yang berprofesi sebagai arsitek.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari langkah TACO dalam memperluas pemanfaatan material tidak hanya untuk kebutuhan hunian maupun ruang komersial, tetapi juga ke ranah industri kreatif, khususnya perfilman.
Dalam produksi Filosofi Teras, TACO menghadirkan sejumlah solusi material, di antaranya TACO Flooring Vinyl dan Lem TACO Active. Penggunaannya disesuaikan dengan kebutuhan ruang dan konsep visual film, dengan mempertimbangkan karakter, atmosfer, hingga konsep desain yang ingin dibangun pada setiap ruang.
Dengan pendekatan tersebut, material tidak sekadar menjadi elemen fungsional dalam sebuah ruang, tetapi turut berperan dalam membentuk pengalaman visual dan mendukung penyampaian cerita.
Chief Marketing Officer PT Tangkas Cipta Optimal (TACO), Anastasia Tirtabudi, mengatakan kolaborasi dengan MD Entertainment memberikan kesempatan bagi TACO untuk mengeksplorasi material dari perspektif yang lebih luas.
“Bagi TACO, kolaborasi ini merupakan kesempatan untuk melihat material dari perspektif yang lebih luas. Material tidak hanya membangun sebuah ruang, tetapi juga dapat menjadi bagian dari kreativitas dan cerita,” ujar Anastasia.
Menurutnya, kolaborasi tersebut sekaligus membuka peluang pemanfaatan material building dalam kebutuhan industri kreatif.
“Melalui kolaborasi dengan MD Entertainment, kami ingin mengeksplorasi bagaimana material dapat mendukung kebutuhan industri kreatif sekaligus membuka kemungkinan baru dalam pemanfaatannya,” tambahnya.
Bagian Dari Storytelling
Dalam proses produksi Filosofi Teras, pemilihan material dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan visual dan konsep ruang yang ingin diwujudkan. Material TACO diupayakan dapat terintegrasi secara natural dengan keseluruhan visual film.
Chief Communication Officer MD Entertainment, Astrid Suryatenggara, menyampaikan bahwa film merupakan karya yang dibangun melalui perpaduan berbagai elemen dan keahlian.
“Dalam bekerja bersama TACO, kami melihat adanya keselarasan antara expertise TACO di bidang building material dengan kebutuhan dan cerita yang ingin kami hadirkan dalam Filosofi Teras,” kata Astrid.
Ia menambahkan, penggunaan material TACO dirancang untuk mendukung kebutuhan ruang dan visual film tanpa mengesampingkan konsep kreatif yang telah dibangun.
“Kolaborasi seperti ini memberikan perspektif baru sekaligus memperkaya proses penciptaan sebuah detail karya film,” ujarnya.
Dari perspektif penyutradaraan, keberadaan ruang dan detail interior memiliki peran penting dalam menerjemahkan cerita dari buku ke layar. Setiap elemen visual dirancang untuk memperkuat karakter serta atmosfer cerita, termasuk material yang digunakan dalam membangun setting film.
Sutradara Filosofi Teras, Affandi Abdul Rachman, mengatakan rumah menjadi salah satu elemen penting dalam menggambarkan kehidupan Nea dan keluarganya.
“Dalam film Filosofi Teras, rumah menjadi bagian dari cara kami menghadirkan kehidupan Nea sekeluarga apa adanya dan dekat dengan keseharian penonton,” jelas Affandi.
Menurutnya, detail material menjadi penting untuk membangun karakter, warna, dan tekstur sebuah ruang agar terasa personal dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
“Kolaborasi dengan TACO memberi kami ruang untuk mengeksplorasi hal itu lebih dalam sebagai bagian dari set yang menggambarkan rumah sebagai tempat berlindung yang nyaman dan penyembuhan,” tambahnya.
Kolaborasi TACO dan MD Entertainment mencerminkan upaya perusahaan untuk memperluas peran sebagai penyedia solusi material bagi hunian dan ruang komersial, sekaligus mengeksplorasi penerapannya dalam industri kreatif.
Melalui Filosofi Teras, material ditempatkan bukan hanya sebagai elemen pembentuk ruang, tetapi juga bagian dari visual language yang membantu membangun karakter dan atmosfer sebuah cerita.
Perjalanan Filosofi Teras dari buku menuju layar juga menjadi konteks penting dalam kolaborasi tersebut. Setting dan ruang dalam film tidak hanya berfungsi sebagai latar, tetapi menjadi bagian dari upaya memperkuat karakter serta emosi yang dibangun dalam cerita.
Bagi TACO, eksplorasi ini menunjukkan bahwa solusi material memiliki ruang pemanfaatan yang lebih luas, termasuk dalam proses kreatif dan produksi karya audiovisual.
Kolaborasi TACO dan MD Entertainment tersebut diperkenalkan dalam rangkaian Indonesia Design Week (IDW) 2026. Dalam ajang tersebut, TACO turut menghadirkan sejumlah kolaborasi kreatif dan workshop interaktif bagi pengunjung.
Salah satunya adalah TACO Tumbler Lab: Design Your Own TACO PVC Sheet Tumbler, yang dapat diikuti pengunjung di TACO Experience Center, IDD PIK 2.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, TACO menegaskan eksplorasinya terhadap material sebagai bagian dari ekosistem desain dan industri kreatif, sekaligus memperlihatkan berbagai kemungkinan baru dalam penerapan material di luar fungsi konvensionalnya.
















