
Propertynbankcom – Sinar Mas Land kembali memperkuat portofolio komersialnya melalui West Lakeside, klaster komersial terbaru yang berada di kawasan West Village Business District seluas 10,5 hektare. Hal ini karena aktivitas bisnis di kawasan BSD City yang terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan terhadap ruang komersial yang strategis, mudah diakses, dan memiliki potensi pasar yang kuat. Kondisi tersebut tercermin dari penjualan produk komersial di BSD City yang telah menembus lebih dari 500 unit dalam setahun terakhir. Pertumbuhan tersebut turut ditopang semakin banyaknya bisnis ritel yang beroperasi di kawasan komersial BSD City.
West Lakeside menjadi produk komersial pertama di sisi barat BSD City yang menawarkan konsep kawasan dengan panorama tepi danau. Kehadirannya menyasar kebutuhan pelaku usaha yang tidak hanya mencari lokasi strategis, tetapi juga ruang bisnis yang mampu menghadirkan pengalaman berbeda bagi konsumen.
CEO Commercial BSD Sinar Mas Land, Anna Budiman, mengatakan pengembangan produk komersial terus disesuaikan dengan perubahan kebutuhan pelaku usaha. “Pelaku usaha saat ini semakin mengutamakan lokasi yang tidak hanya mendukung aktivitas bisnis, tetapi juga mampu menciptakan pengalaman yang lebih menarik bagi pelanggan,” ujar Anna.
Menurutnya, West Lakeside dirancang sebagai ruang usaha yang dapat mendukung pertumbuhan bisnis sekaligus memberikan nilai tambah dalam jangka panjang. Penjualan tahap pertama West Lakeside dijadwalkan dimulai pada minggu keempat Agustus 2026, dengan harga perdana mulai dari Rp2 miliaran.
Konsep Komersial Berorientasi Pengalaman
West Lakeside dikembangkan dengan konsep yang menggabungkan fungsi komersial dan ruang publik. Salah satu keunggulannya adalah desain multi-facade pada seluruh unit yang memberikan visibilitas bisnis dari berbagai arah.
Sejumlah unit yang menghadap danau juga dilengkapi private lakeview balcony, sehingga menawarkan nilai tambah bagi tenant maupun pengunjung.
Kawasan ini terdiri atas bangunan dua lantai dengan tiga pilihan ukuran unit, yakni 4 x 10 meter, 4,5 x 10 meter, dan 5 x 10 meter.
Untuk memperkuat aktivitas kawasan, West Lakeside dilengkapi sejumlah fasilitas publik seperti Lakeside Social Deck, Alfresco Dining Area, serta Walkable Promenade.
Konsep tersebut membuat produk ini dapat digunakan untuk beragam aktivitas bisnis, mulai dari perkantoran, restoran, kafe, salon, klinik kecantikan, butik, bakery, lembaga pendidikan nonformal hingga berbagai usaha ritel.
Dari sisi operasional, kawasan didukung two-way driveway dengan lebar jalan sekitar 16-24 meter, sistem keamanan 24 jam, serta area parkir mobil yang luas.
West Lakeside Dikelilingi Kawasan Hunian dan Lifestyle
Potensi West Lakeside juga ditopang oleh ekosistem kawasan BSD City yang telah berkembang. Produk komersial ini berada di tengah lingkungan residensial dengan basis penghuni yang terus bertumbuh.
Sejumlah kawasan hunian premium di sekitarnya antara lain EONNA, Terravia, The Armont Residence, The Zora, Vanya Park, Tabebuya, Tanakayu, hingga Greenwich Park.
Selain residensial, West Lakeside juga dikelilingi pusat perbelanjaan, perkantoran, hotel, fasilitas pendidikan, serta destinasi lifestyle. Di antaranya AEON Mall, QBig, ICE, The Breeze, Eastvara Mall, GrandLucky, The Barn, serta sejumlah kawasan perkantoran dan institusi pendidikan.
Ekosistem tersebut menjadi salah satu faktor yang memperkuat potensi captive market bagi pelaku usaha yang membuka bisnis di West Lakeside.
Punya Akses Multi-Kawasan
Keunggulan lain West Lakeside terletak pada konektivitasnya. Kawasan ini berada di antara dua jalan penghubung utama BSD City dan Gading Serpong sehingga memberikan alternatif akses bagi penghuni maupun pengunjung.
Dari jaringan jalan tol, kawasan terhubung dengan Tol Serpong-Balaraja (Serbaraja) Seksi 1A dan 1B serta Tol Jakarta-Serpong yang terkoneksi dengan jaringan JORR 1 dan JORR 2.
Jaringan tersebut memberikan akses menuju berbagai koridor Jabodetabek, termasuk kawasan Kunciran, Serpong, Cinere, Cimanggis, Cibitung hingga Cilincing. Akses menuju Tol Jakarta-Cikampek dan Tol Jagorawi turut memperluas konektivitas menuju kawasan lainnya.
Kemudahan mobilitas juga ditunjang transportasi umum. Pengguna dapat memanfaatkan layanan BSD Link, feeder bus BSD City, serta commuter line melalui Stasiun Cisauk dan Stasiun Jatake.
Selain itu, kehadiran layanan TransJakarta rute S11 yang menghubungkan Terminal BSD dengan Kebayoran Lama hingga Jelambar, serta koneksi dengan Koridor 13 Ciledug-Tendean, semakin memperkuat akses transportasi publik dari kawasan BSD City menuju Jakarta.
Dengan kombinasi lokasi, konektivitas, captive market, dan konsep waterfront commercial, West Lakeside diposisikan sebagai salah satu produk komersial baru yang menyasar kebutuhan bisnis sekaligus tren lifestyle masyarakat modern di BSD City.

















