Skip to main content

Property & Bank

Teuku Riefky Harsya Raih IPBA 2026, Dorong Ekonomi Kreatif Jadi Kekuatan Baru Ekonomi Nasional

Teuku Riefky Harsya
Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya (kiri) menerima piagam penghargaan IPBA ke 20 dari CEO Journalist Media Network (JMN) Indra Utama (kanan)

Propertynbank.com – Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mendapatkan penghargaan The National Person Supports the Enhancement of the Creative Economy dalam ajang 20th Annual Indonesia Property&Bank Award (IPBA) 2026.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kontribusi Teuku Riefky Harsya dalam mendorong penguatan ekosistem ekonomi kreatif nasional, sekaligus menempatkan kreativitas, inovasi, kekayaan intelektual, dan pelaku industri kreatif sebagai bagian penting dari pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sedianya, penghargaan tersebut diberikan saat malam penghargaan IPBA 2026 yang digelar pada Jumat, 28 Agustus 2026 lalu.

Memasuki penyelenggaraan ke-20, IPBA tidak hanya memberikan apresiasi kepada pelaku industri properti dan perbankan, tetapi juga memperluas penghargaan kepada figur dan institusi yang dinilai memberikan kontribusi terhadap pembangunan ekosistem ekonomi nasional.

Teuku Riefky dinilai memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang lebih terintegrasi, khususnya melalui penguatan akses pembiayaan, peningkatan nilai kekayaan intelektual, pengembangan industri kreatif, serta pembukaan ruang kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas dan berbagai sektor industri.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan Kementerian Ekonomi Kreatif adalah memperkuat ekosistem pembiayaan berbasis kekayaan intelektual. Pada Februari 2026, Teuku Riefky melantik 64 Intellectual Property (IP) Valuator yang diposisikan sebagai bagian dari upaya memperluas akses pembiayaan bagi pelaku ekonomi kreatif. Kebijakan ini sekaligus memperkuat posisi kekayaan intelektual sebagai aset ekonomi yang dapat dinilai dan menjadi salah satu basis dalam memperoleh pembiayaan.

Teuku Riefky menyampaikan apresiasi kepada IPBA atas perhatian dan komitmennya terhadap pengembangan ekonomi kreatif Indonesia.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada Indonesia Property&Bank Award atas perhatian dan komitmennya terhadap pengembangan ekonomi kreatif Indonesia. Ekonomi kreatif memiliki keterkaitan erat dengan berbagai sektor, termasuk properti, arsitektur, desain, kriya, hingga pengembangan ruang dan kawasan kreatif. Karena itu, kolaborasi lintas sektor melalui pendekatan hexahelix menjadi penting,” ujar Teuku Riefky usai menerima trophy penghargaan, di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, Autograph Tower lantai 33, Kompleks Thamrin Nine, Jakarta, Senin (7/9).

Menurutnya, media dan dunia usaha memiliki peran strategis dalam memperkenalkan karya serta talenta kreatif kepada masyarakat dan pasar yang lebih luas. “Media dan dunia usaha memiliki peran strategis dalam memperkenalkan karya dan talenta kreatif, serta memperluas akses pasar dan membuka peluang kolaborasi yang begitu besar,” katanya.

Teuku Riefky juga menekankan pentingnya memperluas akses pembiayaan bagi pelaku ekonomi kreatif, baik melalui Kredit Usaha Rakyat maupun pembiayaan berbasis kekayaan intelektual. “Kita juga perlu terus memperluas akses pembiayaan bagi pegiat ekonomi kreatif, baik melalui KUR maupun pembiayaan berbasis kekayaan intelektual,” tuturnya.

Ia akan terus mendorong kolaborasi yang lebih konkret antara pemerintah, media, dunia usaha dan pelaku ekonomi kreatif. Kolaborasi tersebut dapat dilakukan melalui komunikasi karya dan talenta kreatif, edukasi pembiayaan dan kekayaan intelektual, serta penguatan hubungan antara arsitektur, desain dan karya kreatif dengan industri properti.

“Ke depan, kita dapat mendorong kolaborasi yang lebih konkret, mulai dari komunikasi karya dan talenta ekonomi kreatif, edukasi pembiayaan dan kekayaan intelektual, hingga memperkuat keterhubungan arsitektur, desain dan karya kreatif dengan industri properti serta pasar yang lebih luas,” jelasnya.

Politisi Partai Demokrat ini berharap sinergi lintas sektor tersebut dapat membuka lebih banyak peluang bagi talenta dan pegiat ekonomi kreatif sekaligus memperkuat kontribusi sektor tersebut terhadap perekonomian nasional.

“Semoga sinergi ini dapat semakin membuka peluang bagi talenta dan pegiat ekonomi kreatif, serta memperkuat posisi ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Teuku Riefky.

Dorongan terhadap pertumbuhan industri kreatif juga terlihat dari berbagai kegiatan yang melibatkan langsung Kementerian Ekonomi Kreatif. Salah satunya melalui dukungan terhadap pengembangan industri kecantikan dan jenama lokal. Saat membuka Jakarta X Beauty 2026, Teuku Riefky menekankan pentingnya memperkuat ekosistem industri kecantikan nasional dan mendorong brand lokal agar mampu menembus pasar global.

Di sisi lain, Kementerian Ekonomi Kreatif juga mendorong lahirnya pengalaman kreatif baru yang memadukan kreativitas, teknologi dan industri hiburan. Kunjungan Teuku Riefky ke Wonderlab, misalnya, menjadi bagian dari perhatian pemerintah terhadap perkembangan ekonomi kreatif berbasis pengalaman imersif.

Sementara itu, CEO Journalist Media Network (JMN), Indra Utama, mengatakan bahwa penyelenggaraan IPBA ke-20 menjadi momentum penting untuk memperluas perspektif terhadap pembangunan ekonomi nasional.

Menurutnya, industri properti dan perbankan memiliki keterkaitan erat dengan berbagai sektor ekonomi lainnya. Karena itu, IPBA tidak berhenti pada apresiasi terhadap perusahaan atau proyek, tetapi juga memberikan penghargaan kepada figur yang mempunyai kontribusi lebih luas bagi perkembangan ekosistem ekonomi Indonesia.

“Memasuki usia ke-20, IPBA tidak lagi sekadar menjadi ajang penghargaan bagi industri properti dan perbankan. Kami ingin memberikan apresiasi kepada tokoh-tokoh yang memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional, termasuk di sektor ekonomi kreatif. Kreativitas, inovasi dan kekayaan intelektual merupakan kekuatan baru yang semakin penting bagi Indonesia,” ujar Indra Utama.

Apresiasi Kepada Teuku Riefky Harsya

Ia menambahkan, pemberian penghargaan kepada Teuku Riefky Harsya merupakan bentuk apresiasi terhadap upaya pemerintah dalam membangun ekonomi kreatif yang tidak hanya berorientasi pada penciptaan karya, tetapi juga bagaimana kreativitas dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi yang memiliki nilai tambah.

“Kami melihat ada konsistensi dalam upaya memperkuat ekosistem ekonomi kreatif, mulai dari pengembangan talenta, penguatan kekayaan intelektual, akses pembiayaan hingga membuka peluang pasar yang lebih luas. Inilah yang menjadi salah satu pertimbangan kami memberikan penghargaan The National Person Supports the Enhancement of the Creative Economy kepada Bapak Teuku Riefky Harsya,” tegas Indra.

Penyelenggaraan 20th Annual Indonesia Property&Bank Award (IPBA) 2026 berlangsung di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Jumat (28/8/2026).

Memasuki dua dekade penyelenggaraan, IPBA terus berkembang sebagai ajang apresiasi yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan di sektor properti, perbankan, pembiayaan, hingga ekosistem pendukungnya. Dalam penyelenggaraan tahun ini, IPBA juga menghadirkan dimensi sosial melalui pemberian hadiah umrah kepada sejumlah penerima dari ekosistem perumahan, termasuk pengembang rumah subsidi, marbot masjid dan jurnalis.

Menurut Indra, perluasan kategori penghargaan tersebut merupakan bagian dari upaya JMN untuk melihat pembangunan secara lebih komprehensif.

“Kami ingin IPBA menjadi karpet merah bagi mereka yang bekerja, berinovasi dan memberikan kontribusi bagi masyarakat. Karena itu, penerima penghargaan tidak hanya berasal dari korporasi, tetapi juga tokoh, institusi dan individu yang memiliki kontribusi terhadap kemajuan Indonesia,” tegas Indra yang juga Ketua Umum DPP ABPEDNAS sekaligus Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Jaya.

Penghargaan kepada Teuku Riefky Harsya pun menjadi bagian dari semangat tersebut. Melalui penghargaan The National Person Supports the Enhancement of the Creative Economy, IPBA memberikan pesan bahwa ekonomi kreatif semakin memiliki posisi strategis dalam peta pembangunan ekonomi Indonesia.

Dengan kreativitas sebagai modal utama, dukungan terhadap kekayaan intelektual, pembiayaan dan pengembangan pasar menjadi fondasi penting agar pelaku ekonomi kreatif nasional mampu tumbuh, menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Properti

Berita Keuangan & Perbankan