
Propertynbank.com – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (ETKI) Banten atau D-HUB SEZ BSD City terus menunjukkan perkembangan sebagai salah satu pusat investasi berbasis inovasi di Indonesia. Dalam waktu relatif singkat sejak diresmikan, kawasan ini berhasil menarik puluhan tenant global dan regional serta mencatatkan realisasi investasi sebesar Rp1,4 triliun hingga kuartal I-2026.
Dikembangkan oleh Sinar Mas Land, D-HUB SEZ atau D-HUB Special Economic Zone (SEZ) mengusung konsep The Future, Closer to Home, yakni menghadirkan layanan kesehatan, pendidikan, teknologi, hingga ekonomi kreatif berstandar internasional dalam satu kawasan terpadu. Konsep tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap layanan luar negeri sekaligus memperkuat daya saing Indonesia sebagai pusat ekonomi berbasis pengetahuan.
Chief Operating Officer D-HUB SEZ, Lindawaty Chandra, mengatakan bahwa kawasan ini tidak hanya dirancang sebagai destinasi investasi, tetapi juga sebagai ekosistem yang mempertemukan institusi kelas dunia, talenta unggul, teknologi, dan peluang bisnis dalam satu lingkungan yang saling terintegrasi.
Menurutnya, kehadiran 25 tenant global dan regional dalam lebih dari satu tahun operasional menjadi bukti meningkatnya kepercayaan investor terhadap Indonesia sebagai tujuan investasi di sektor pendidikan, kesehatan, dan teknologi.
“D-HUB SEZ dibangun untuk mendukung tujuan Kawasan Ekonomi Khusus sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, pendidikan, dan teknologi berstandar internasional yang lebih mudah dijangkau,” ujar Lindawaty.
Selain menarik investasi, kawasan ini juga memberikan dampak ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja. Hingga pertengahan 2026, ekosistem D-HUB SEZ telah menyerap 1.736 tenaga kerja, sekaligus mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia di berbagai sektor strategis.
Sebagai KEK pertama di kawasan Jabodetabek yang berfokus pada edukasi, teknologi, dan kesehatan, D-HUB SEZ kini dihuni berbagai institusi ternama dari empat sektor utama.
Pada sektor kesehatan, sejumlah penyedia layanan internasional seperti ATOP Plastic Surgery, Alpha IVF, Morula IVF, Miracell, StemCord, Kaiser Clinic, FS Regenera, Seoul Jakarta Plastic Surgery, Genetron Health, Lifelink Clinic, dan Increase memperkuat posisi kawasan sebagai pusat layanan medis modern, mulai dari fertilitas, stem cell, estetika hingga penanganan kanker.
Di bidang pendidikan, D-HUB SEZ menghadirkan institusi bertaraf internasional seperti Monash University, BINUS ASO School of Engineering, dan Fuji Academy, yang diharapkan mampu menghasilkan talenta unggul sekaligus memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri.
Sementara itu, sektor teknologi diperkuat oleh perusahaan seperti APG, Commsult, dan One Smart Services yang mendukung pengembangan infrastruktur digital, pusat data, hingga implementasi konsep smart city di BSD City.
Ekosistem tersebut semakin lengkap dengan hadirnya pelaku ekonomi kreatif seperti Social Bread dan Nex Entertainment yang berkontribusi pada pertumbuhan industri kreatif, digital, serta pengembangan talenta kreator lokal.
D-HUB SEZ BSD City Jadi Motor Pertumbuhan
Sejak ditetapkan sebagai KEK ETKI Banten oleh Pemerintah Republik Indonesia pada Oktober 2024, D-HUB SEZ terus berkembang menjadi kawasan yang mengintegrasikan investasi, inovasi, pendidikan, kesehatan, dan teknologi dalam satu ekosistem.
Dengan dukungan infrastruktur BSD City yang semakin matang, kawasan ini diproyeksikan menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi baru sekaligus gerbang investasi strategis yang mendukung transformasi Indonesia menuju ekonomi berbasis inovasi, pengetahuan, dan teknologi.















