Skip to main content

Property & Bank

Hadirkan Ruang Usaha Fleksibel di Cikarang, Jababeka Bizpark Raih Apresiasi

jababeka bizpark
Direktur PT Graha Buana Cikarang, Ivonne Anggraini (paling kiri)

Propertynbank.com – Pertumbuhan aktivitas industri dan bisnis di Cikarang turut mendorong kebutuhan terhadap properti usaha yang mampu mengikuti perkembangan kegiatan perusahaan. Tidak hanya kebutuhan lahan manufaktur, pelaku usaha kini membutuhkan ruang yang lebih fleksibel untuk menunjang aktivitas penyimpanan, produksi, distribusi hingga kegiatan komersial.

Melihat peluang tersebut, PT Graha Buana Cikarang, anak usaha PT Jababeka Tbk., menghadirkan Jababeka Bizpark sebagai bangunan multiguna yang dirancang untuk menjawab kebutuhan pelaku usaha di kawasan industri.

Produk tersebut menawarkan fleksibilitas pemanfaatan ruang sehingga dapat digunakan sesuai kebutuhan masing-masing perusahaan. Mulai dari gudang, produksi, distribusi hingga aktivitas komersial dapat dilakukan dalam satu bangunan.

Salah satu keunggulan yang ditawarkan adalah ceiling bangunan yang tinggi sehingga ruang di dalamnya dapat dikembangkan hingga tiga lantai. Konsep ini memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk mengatur dan mengoptimalkan ruang berdasarkan kebutuhan bisnisnya.

Direktur PT Graha Buana Cikarang, Ivonne Anggraini, mengatakan perkembangan aktivitas bisnis di kawasan Jababeka menciptakan kebutuhan properti yang semakin beragam.

“Jababeka Bizpark hadir di momentum yang tepat, ketika kebutuhan terhadap ruang usaha yang fleksibel semakin meningkat. Kami melihat pertumbuhan tidak hanya datang dari bisnis-bisnis baru, tetapi juga dari perusahaan yang telah beroperasi di kawasan Jababeka dan terus melakukan ekspansi,” ujar Ivonne dalam siaran pers, Selasa (1/9).

Menurutnya, kebutuhan ruang tambahan menjadi salah satu konsekuensi dari ekspansi perusahaan. Karena itu, properti yang dapat memiliki lebih dari satu fungsi menjadi semakin relevan bagi pelaku usaha.

“Kami berupaya menghadirkan produk yang dapat mengikuti kebutuhan tersebut, baik dari sisi fungsi maupun fleksibilitas pemanfaatannya. Bagi kami, sebuah properti bukan hanya tentang bangunan, tetapi bagaimana properti tersebut dapat menjadi bagian dari perjalanan dan pertumbuhan bisnis penggunanya,” tambahnya.

Berada di Ekosistem Industri yang Matang

Daya tarik Jababeka Bizpark tidak terlepas dari lokasinya yang berada di dalam Kota Jababeka. Kawasan ini telah dikembangkan selama lebih dari tiga dekade dan tumbuh sebagai kota mandiri yang mengintegrasikan aktivitas industri, bisnis, hunian, pendidikan serta berbagai fasilitas pendukung.

Saat ini, Kota Jababeka dihuni sekitar 1,2 juta jiwa dan menjadi lokasi bagi lebih dari 2.000 perusahaan. Keberadaan berbagai perusahaan tersebut membentuk ekosistem bisnis yang mendukung aktivitas industri sekaligus membuka peluang kolaborasi antar pelaku usaha.

Dari sisi konektivitas, kawasan ini ditunjang oleh empat akses tol serta keberadaan Cikarang Dry Port yang mendukung kegiatan logistik. Infrastruktur tersebut menjadi salah satu faktor penting bagi perusahaan yang membutuhkan akses distribusi dan mobilitas barang.

Ekosistem yang telah terbentuk juga memberikan keuntungan bagi perusahaan yang ingin melakukan ekspansi. Selain infrastruktur, pelaku usaha dapat memanfaatkan keberadaan jaringan perusahaan, tenaga kerja, serta berbagai fasilitas penunjang yang tersedia di kawasan.

Kondisi tersebut membuat kebutuhan properti di kawasan industri ikut berkembang. Jika sebelumnya kawasan industri identik dengan lahan manufaktur dan fasilitas produksi berskala besar, kini kebutuhan juga semakin beragam, termasuk pergudangan, bangunan multiguna dan ruang komersial.

Mulai Rp1,65 Miliar

Jababeka Bizpark menjadi salah satu alternatif bagi pelaku usaha yang membutuhkan properti dengan fungsi yang dapat disesuaikan. Produk ini ditawarkan dengan harga mulai dari Rp1,65 miliar.

Untuk memberikan pilihan bagi konsumen, Jababeka juga menjalin kerja sama dengan sejumlah perbankan dalam penyediaan fasilitas pembiayaan. Skema tersebut memberikan alternatif bagi calon pengguna maupun investor dalam memperoleh properti usaha di kawasan Jababeka.

Ivonne menilai, pengembangan properti industri ke depan perlu melihat lebih jauh daripada sekadar menyediakan bangunan.

“Kami percaya bahwa pengembangan properti saat ini tidak cukup hanya berbicara mengenai bangunan. Yang lebih penting adalah bagaimana sebuah produk dapat terhubung dengan ekosistem, konektivitas, dan peluang pertumbuhan di sekitarnya,” jelasnya.

Pendekatan tersebut menjadi salah satu dasar pengembangan Jababeka Bizpark. Dengan berada di kawasan yang telah memiliki basis industri dan bisnis yang kuat, produk tersebut diarahkan untuk menjadi bagian dari ekosistem usaha yang terus berkembang.

Jababeka Bizpark Mendapat Apresiasi

Di tengah pengembangan tersebut, Jababeka Bizpark juga mendapatkan apresiasi melalui Properti Indonesia Award 2026 untuk kategori Property Development – Sub Kategori Industrial Estate Development. Penghargaan diterima pada malam penganugerahan di JW Marriott Hotel Jakarta, Rabu (26/8/2026).

Bagi manajemen, apresiasi tersebut menjadi pengakuan terhadap upaya menghadirkan produk yang sesuai dengan perubahan kebutuhan pasar properti industri.

Lebih dari sekadar penghargaan, perkembangan Jababeka Bizpark memperlihatkan bagaimana kebutuhan properti di kawasan industri terus mengalami perubahan. Fleksibilitas ruang, akses logistik, konektivitas serta keberadaan ekosistem bisnis menjadi faktor yang semakin diperhitungkan pelaku usaha dalam menentukan lokasi pengembangan bisnis.

Dengan ekosistem industri yang telah terbangun selama lebih dari 30 tahun, Kota Jababeka pun terus memperkuat perannya sebagai salah satu kawasan pilihan bagi perusahaan yang ingin memulai, mengembangkan maupun memperluas kegiatan bisnisnya di koridor timur Jakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Properti

Berita Keuangan & Perbankan