Skip to main content

Property & Bank

CEO Build 2026, Habitat Indonesia Bangun 40 Rumah Layak Huni Di Bogor

Habitat
Foto istimewa (Dok Habitat for Humanity Indonesia)

Propertynbank : Habitat for Humanity Indonesia kembali memperluas kolaborasi dengan dunia usaha untuk membantu mengatasi persoalan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Lewat CEO Build 2026, lebih dari 80 pemimpin bisnis, CEO, dan eksekutif perusahaan turun langsung membangun 40 rumah layak huni di Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Sabtu (29/8/2026).

CEO Build 2026 ini kembali dipimpin Edwin Soeryadjaya ini tidak hanya mengandalkan dukungan dalam bentuk donasi. Para peserta juga terlibat langsung dalam proses pembangunan rumah, sekaligus melihat kondisi dan tantangan yang dihadapi keluarga berpenghasilan rendah dalam memperoleh tempat tinggal yang layak.

Keterlibatan langsung kalangan dunia usaha tersebut menjadi bagian dari upaya Habitat for Humanity Indonesia mendorong peran sektor swasta dalam menghadapi persoalan perumahan. Selain menyediakan tempat tinggal yang lebih aman dan layak, hunian yang memadai juga menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan permukiman yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

CEO Build bukan merupakan kegiatan yang baru dilakukan Habitat for Humanity Indonesia. Sejak pertama kali digelar pada 2015, program ini telah berkontribusi terhadap pembangunan 122 rumah layak huni di sejumlah wilayah Indonesia.

Kontribusi tersebut mencakup empat rumah di Kabupaten Bogor pada 2015, 11 rumah di Kabupaten Gresik pada 2019, 29 rumah di Kabupaten Banyuwangi pada 2022, dan 38 rumah di Kabupaten Bogor pada 2025. Sementara melalui CEO Build 2026, sebanyak 40 rumah kembali dibangun di Desa Wanaherang, Kabupaten Bogor.

Konsistensi tersebut menunjukkan bagaimana kolaborasi antara dunia usaha, organisasi kemanusiaan, dan masyarakat dapat memberikan kontribusi terhadap penyediaan hunian layak, khususnya bagi kelompok masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap rumah yang aman dan sehat.

Edwin Soeryadjaya mengatakan, keterlibatan dalam kegiatan kerelawanan memberikan nilai positif, baik bagi peserta maupun masyarakat yang menerima manfaat.

“Melalui kegiatan yang telah dilakukan selama bertahun-tahun ini, semakin banyak rekan pebisnis yang turut mengambil bagian dalam membangun Indonesia. Saya berharap semangat kebaikan ini dapat terus ditularkan, sehingga semakin banyak keluarga dapat memperoleh rumah yang layak huni,” ujar Edwin.

Habitat
Foto istimewa (Dok Habitat for Humanity Indonesia)

Menurutnya, keterlibatan langsung para pelaku usaha di lapangan juga membuka kesempatan bagi kalangan bisnis untuk memahami persoalan sosial secara lebih dekat dan mengambil bagian dalam menciptakan perubahan di masyarakat.

Selain pembangunan 40 rumah di Bogor, CEO Build 2026 juga menjadi momentum penggalangan dana bagi keluarga penyintas gempa Flores.

Dana yang terkumpul akan diarahkan untuk mendukung program renovasi 200 rumah yang mengalami kerusakan ringan dan sedang di Flores. Program tersebut ditujukan untuk membantu keluarga terdampak mendapatkan kembali tempat tinggal yang aman dan layak setelah bencana.

Direktur Nasional Habitat for Humanity Indonesia, Handoko Ngadiman, mengatakan persoalan perumahan tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Menurutnya, keterlibatan sektor swasta dan berbagai pemangku kepentingan dibutuhkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak.

“Sejalan dengan SDG poin 11 tentang kota dan permukiman yang inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan. Kami terus mendorong keterlibatan sektor swasta dan berbagai pemangku kepentingan untuk bersama-sama memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan lingkungan permukiman yang berkelanjutan,” kata Handoko.

Ia berharap keterlibatan dunia usaha dalam isu perumahan dapat berkembang menjadi berbagai bentuk kemitraan yang berkelanjutan, sehingga manfaatnya dapat menjangkau lebih banyak keluarga.

CEO Build 2026 mendapat dukungan dari sejumlah perusahaan, di antaranya PT Astra International Tbk., PT Mortar Abadi, MPM, Tower Bersama Group, PT Adakom International Technology, Merdeka Copper Gold, Adaro Andalan, dan Sikular Karya Indonesia.

Bagi Habitat for Humanity Indonesia, keberlanjutan kolaborasi dengan dunia usaha menjadi penting untuk memperluas dampak program penyediaan hunian layak. Tidak hanya membangun rumah, pendekatan tersebut juga diarahkan untuk membangun lingkungan permukiman yang lebih aman, inklusif, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Properti

Berita Keuangan & Perbankan