Property & Bank

Fokus Bangun Ekosistem Perumahan, ASPRUMNAS Dorong Akselerasi Program 3 Juta Rumah

asprumnas
Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho (kanan) dan Ketua Umum DPP ASPRUMNAS M. Syawali Pratna (kiri)

Propertynbank.com – ASPRUMNAS menegaskan komitmennya untuk menjadi salah satu motor penggerak pembangunan perumahan nasional melalui penguatan kolaborasi lintas sektor. Hal tersebut mengemuka dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 sekaligus Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Pengembang dan Pemasar Rumah Nasional (DPP ASPRUMNAS) yang digelar di Auditorium Birawa, Bidakara, Jakarta, Senin (20/7).

Mengangkat tema Transformasi Digital Industri Properti dan Kedaulatan Hunian Rakyat, Rakernas ASPRUMNAS menjadi wadah konsolidasi pengembang, pemerintah, lembaga pembiayaan, perbankan, hingga berbagai pemangku kepentingan untuk mempercepat realisasi Program Tiga Juta Rumah yang menjadi prioritas pemerintah.

Acara tersebut dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, Ketua Umum DPP ASPRUMNAS M. Syawali Pratna, jajaran mitra perbankan, BPJS Ketenagakerjaan, serta pengurus ASPRUMNAS dari berbagai daerah.

Ketua Umum DPP ASPRUMNAS M. Syawali Pratna mengatakan, pembangunan perumahan tidak cukup hanya menghadirkan unit hunian, tetapi juga harus mampu menciptakan kawasan yang produktif dan berkelanjutan.

Menurutnya, ASPRUMNAS terus mendorong pengembangan kawasan terpadu yang didukung aktivitas ekonomi, sektor pertanian, perikanan, hingga penciptaan lapangan kerja sehingga masyarakat yang memiliki rumah juga memperoleh peluang meningkatkan kesejahteraan.

“ASPRUMNAS terus membangun ekosistem perumahan yang terintegrasi. Kami tidak hanya menyiapkan rumah, tetapi juga membangun kawasan yang didukung lapangan kerja, sektor pertanian, perikanan, dan aktivitas ekonomi agar masyarakat yang telah memiliki rumah juga memiliki sumber penghidupan,” ujar Syawali.

Ia juga memberikan apresiasi kepada pemerintah, khususnya Kementerian PKP dan BP Tapera, yang dinilai konsisten memperkuat sistem pembiayaan perumahan sehingga semakin banyak masyarakat berpenghasilan rendah memiliki kesempatan memperoleh rumah layak huni.

Dukungan terhadap langkah ASPRUMNAS juga disampaikan Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho. Ia menilai sinergi antara asosiasi pengembang, pemerintah, dan lembaga pembiayaan merupakan faktor penting dalam mempercepat penyediaan rumah bagi masyarakat.

Heru menjelaskan BP Tapera terus mengembangkan berbagai layanan digital, termasuk portal rumah.go.id, yang akan menjadi pusat informasi perumahan nasional. Portal tersebut nantinya mengintegrasikan data rumah subsidi, pembiayaan KPR Sejahtera FLPP, hingga berbagai layanan digital lain untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi perumahan.

Menurut Heru, Indonesia masih menghadapi backlog perumahan sekitar 9,4 juta keluarga. Karena itu, optimalisasi pembiayaan melalui FLPP menjadi salah satu strategi utama pemerintah. Ia menyebut tahun 2025 menjadi pencapaian terbaik sepanjang pelaksanaan program dengan kuota 350 ribu unit dan realisasi penyaluran yang telah melampaui 258 ribu unit.

Menteri PKP Apresiasi Asprumnas

Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait mengapresiasi kontribusi ASPRUMNAS yang dinilai terus meningkat dalam mendukung penyediaan rumah subsidi bagi masyarakat.

Ia menegaskan pemerintah akan terus memperkuat kolaborasi bersama BP Tapera, sektor perbankan, dan seluruh asosiasi pengembang agar target penyediaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah dapat tercapai.

Maruarar juga mengingatkan seluruh pelaku industri untuk menjaga kualitas pembangunan, mematuhi regulasi, serta membangun kepercayaan publik.

“Silakan berusaha dan memperoleh keuntungan yang wajar, tetapi jangan melanggar aturan. Jaga kepercayaan masyarakat karena keberhasilan Program Tiga Juta Rumah bukan hanya soal jumlah rumah yang dibangun, tetapi juga kualitas dan integritas seluruh pihak yang terlibat,” tegasnya.

Melalui Rakernas dan HUT ke-13 ini, ASPRUMNAS menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun ekosistem perumahan yang lebih modern, inklusif, dan berkelanjutan. Kolaborasi yang semakin erat antara pengembang, pemerintah, BP Tapera, perbankan, serta berbagai pemangku kepentingan diharapkan mampu mempercepat akses masyarakat terhadap hunian layak sekaligus mendukung keberhasilan Program Tiga Juta Rumah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Properti

Berita Keuangan & Perbankan