Skip to main content

Property & Bank

Lewat Harpropnas Fest 2026, balé by BTN Permudah Masyarakat Cari Rumah hingga KPR

Harpropnas Fest
SEVP Digital Business PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Thomas Wahyudi (dua dari kiri) bersama tamu lainnya mengamati maket di arena Harpropnas Fest 2026

Propertynbank.com – Memiliki rumah kini bukan sekadar perkara menemukan hunian yang sesuai dengan kebutuhan. Bagi calon pembeli, terutama generasi muda, kemampuan mencicil, pilihan pembiayaan, serta kemudahan memperoleh informasi menjadi bagian penting sebelum mengambil keputusan.

Kebutuhan tersebut menjadi perhatian dalam Hari Properti Nasional atau Harpropnas Fest 2026, yang resmi dibuka pada Rabu (9/9). Berlangsung hingga 13 September 2026 di Grand Atrium Kota Kasablanka, Jakarta, ajang ini mempertemukan pencari hunian dengan beragam pilihan properti sekaligus solusi pembiayaan.

Didukung balé by BTN dan Rumah123, Harpropnas Fest yang telah diinisiasi sejak 2018 ini mengusung konsep online-to-offline. Masyarakat tidak hanya dapat melihat berbagai pilihan hunian, tetapi juga mendapatkan informasi mengenai pembiayaan sesuai kemampuan finansial.

Pilihan properti yang tersedia pun cukup beragam. Mulai dari rumah baru, rumah second, KPR take over, hingga rumah lelang.

Di tengah tantangan kepemilikan rumah bagi masyarakat perkotaan, aspek pembiayaan menjadi salah satu faktor yang semakin menentukan. Terlebih bagi Gen Z dan milenial yang mulai memasuki fase membeli rumah, namun tetap harus menyesuaikan pilihan hunian dengan kondisi keuangan.

SEVP Digital Business PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Thomas Wahyudi mengatakan, kolaborasi BTN dan Rumah123 menjadi salah satu upaya memperluas pilihan masyarakat dalam mencari hunian sekaligus memahami kemampuan pembiayaannya.

“Di sini konsumen, Gen Z, milenial bisa punya opsi yang sangat leluasa. Dari mencari rumah idaman sampai melihat kemampuan finansialnya,” ungkap Thomas di sela-sela peresmian pameran, Rabu (10/9).

Menurutnya, ekosistem yang dibangun BTN dan Rumah123 memungkinkan calon pembeli tidak hanya mencari properti, tetapi juga melakukan perhitungan terkait kemampuan mencicil dan kelayakan memperoleh KPR.

Dengan pendekatan tersebut, keputusan membeli rumah diharapkan tidak lagi hanya didorong oleh keinginan memiliki hunian, tetapi juga berdasarkan kesiapan finansial.

Thomas menjelaskan, terdapat sejumlah komponen yang perlu diperhitungkan sebelum seseorang mengambil KPR. Selain harga dan lokasi rumah, calon pembeli perlu melihat biaya hidup, kebutuhan transportasi, serta besaran cicilan yang sanggup ditanggung.

Secara umum, kemampuan cicilan dapat berada di kisaran 30% dari penghasilan. Namun, angka tersebut tetap harus disesuaikan dengan kondisi keuangan masing-masing calon debitur.

Harpropnas Fest Mudahkan Pencarian Properti

Transformasi digital turut mengubah cara masyarakat mencari dan membeli rumah. BTN kini tidak hanya mengandalkan jaringan kantor cabang dan service center, tetapi juga memperluas akses melalui kanal digital.

Thomas mengatakan, strategi tersebut menggabungkan layanan online-to-offline maupun offline-to-online sehingga masyarakat dapat memilih cara yang paling sesuai dengan kebutuhannya.

“Masyarakat dapat melakukan simulasi pembiayaan secara digital maupun berkonsultasi secara langsung dengan petugas BTN. Kalau Gen Z biasanya digital savvy, mereka bisa menggunakan layanan online. Tapi kalau ingin bertemu langsung, kami juga punya cabang dan service center,” jelasnya.

Salah satu penguatan layanan digital tersebut diwujudkan melalui balé by BTN. Melalui fitur Bale Properti, calon nasabah dapat mengakses ekosistem layanan properti secara lebih terintegrasi.

Harpropnas Fest 2026
Hadirkan berbagai properti pilihan

Calon pembeli dapat mencari hunian, melakukan simulasi pembiayaan, mengajukan KPR, hingga memantau proses pengajuan sampai mendapatkan persetujuan. Ekosistem tersebut juga mencakup kebutuhan perlengkapan dan furnitur melalui mitra yang tersedia.

Menurut Thomas, pengembangan layanan digital BTN dilakukan dengan melihat perubahan kebutuhan konsumen, bukan semata-mata berdasarkan produk yang dimiliki perusahaan.

“Kami membangun bukan dari product centric, tetapi dari customer need. Kebutuhannya apa, dari situ kami membangun,” katanya.

Pendekatan tersebut menjadi semakin relevan karena perjalanan memiliki rumah bagi generasi muda semakin kompleks. Setelah menemukan properti yang sesuai, calon pembeli masih harus menghitung kemampuan pembiayaan dan menentukan skema yang paling sesuai dengan kondisi keuangan.

Sementara itu, CEO 99 Group Darius Cheung mengatakan, membeli rumah merupakan salah satu keputusan finansial terbesar dalam kehidupan seseorang. Karena itu, Rumah123 berupaya memperluas perannya, tidak hanya sebagai platform pencarian properti.

“Rumah123 ingin menemani masyarakat dalam setiap tahap perjalanan menuju kepemilikan rumah, mulai dari menemukan pilihan hingga mengakses solusi pembiayaan,” kata Darius.

CMO 99 Group Bharat Buxani menambahkan, setiap calon pemilik rumah memiliki kebutuhan yang berbeda. Sebagian masih berada pada tahap mencari hunian, sementara lainnya mulai menghitung kemampuan finansial atau mencari solusi untuk KPR yang sudah berjalan.

“Melalui Harpropnas Fest 2026, kami ingin menghadirkan pengalaman yang membuat perjalanan menuju rumah terasa lebih mudah, dekat, dan menyenangkan,” ujarnya.

Dari sisi pemerintah, Deputi Bidang Koordinasi Pembangunan Perumahan dan Sarana dan Prasarana Permukiman Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia Ronny Ariuly Hutahayan menilai, perluasan akses masyarakat terhadap hunian layak membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

“Akses terhadap hunian yang layak membutuhkan dukungan ekosistem yang saling terhubung, mulai dari penyediaan hunian, pembiayaan, hingga informasi,” ujarnya.

Tak Hanya Pameran Properti

Harpropnas Fest 2026 juga dikemas sebagai kegiatan publik yang tidak hanya berorientasi pada transaksi properti. Pengunjung dapat mengikuti berbagai aktivitas seperti talkshow, kompetisi menyanyi dan tari, workshop kreatif, aktivitas anak, mat pilates, hingga pertunjukan musik.

Menariknya, pengunjung juga berkesempatan mengikuti lelang berbagai peralatan rumah tangga yang digelar setiap hari mulai pukul 19.00 WIB. Harga pembukaan lelang dimulai dari Rp10 ribu.

Staf Ahli Bidang Pendanaan dan Pembiayaan Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Restog Krisna Kusuma mengatakan, hunian yang layak dan lingkungan yang mendukung juga menjadi bagian penting dalam membangun produktivitas masyarakat, termasuk para pelaku ekonomi kreatif.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Harpropnas Fest 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ruang bagi masyarakat untuk menemukan properti dan solusi pembiayaan, tetapi juga tempat memperoleh informasi, berkonsultasi, serta menikmati kegiatan bersama keluarga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Properti

Berita Keuangan & Perbankan