Skip to main content

Property & Bank

Great Eastern Life Perkuat Komitmen Sustainability Melalui Gerakan Upcycling

Great Eastern Life
Kegiatan Upcycling Workshop digelar bersama Recycling Village

Propertynbank.com – Persoalan sampah plastik di Indonesia masih membutuhkan perhatian serius, terutama dalam mendorong pemanfaatan kembali material yang selama ini berakhir sebagai limbah. Upaya mengubah sampah menjadi sumber daya bernilai ekonomi menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat penerapan ekonomi sirkular sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan.

Data Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) per September 2026 mencatat, Indonesia menghasilkan sekitar 10,83 juta ton sampah plastik setiap tahun. Sementara itu, dari 227 perusahaan daur ulang yang beroperasi dengan kapasitas terpasang sekitar 3,16 juta ton per tahun, tingkat utilisasinya baru mencapai 48%.

Kondisi tersebut memperlihatkan masih besarnya peluang untuk meningkatkan pemanfaatan sampah plastik melalui berbagai pendekatan, mulai dari pengurangan sampah di sumbernya hingga penggunaan kembali material yang masih memiliki nilai guna.

Sejalan dengan momentum International Day of Climate Action yang diperingati setiap 24 Oktober, kesadaran terhadap perubahan iklim juga perlu diterjemahkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya dengan membangun kebiasaan mengurangi sampah dan memanfaatkan kembali material yang masih dapat digunakan.

Komitmen tersebut turut diwujudkan Great Eastern Life Indonesia melalui rangkaian kegiatan The Great Comfund kuartal III 2026. Dalam kegiatan ini, perusahaan menggelar Upcycling Workshop bersama Recycling Village sebagai bagian dari program keberlanjutan yang melibatkan karyawan.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari peluncuran The Greatest Ambassador Project, sebuah inisiatif yang mendorong karyawan menjadi duta keberlanjutan melalui aksi nyata di lingkungan kerja maupun kehidupan sehari-hari.

Great Eastern Life Libatkan 154 Karyawan

Bekerja sama dengan Recycling Village, Great Eastern Life Indonesia menghadirkan kegiatan edukasi sekaligus praktik langsung pengolahan sampah plastik. Melalui workshop ini, karyawan diajak memahami bahwa material yang dianggap tidak lagi berguna sebenarnya masih memiliki potensi untuk diolah menjadi produk baru.

Sebanyak 154 karyawan mengikuti lima sesi workshop pengolahan sampah plastik. Material yang digunakan berasal dari 6,6 kilogram sampah plastik atau setara dengan 277 lembar kantong plastik kresek yang sebelumnya dikumpulkan oleh karyawan dari lingkungan sekitar.

Sampah plastik tersebut kemudian diolah menjadi produk fungsional berupa pouch gantungan koin. Proses ini memberikan pengalaman langsung kepada peserta mengenai konsep upcycling, yakni meningkatkan nilai guna material bekas menjadi produk baru yang memiliki fungsi berbeda.

Inisiatif tersebut juga sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam memperkuat pengurangan sampah dari sumbernya. KLH/BPLH pada Juni 2026 menekankan pentingnya penerapan sistem guna ulang atau reuse sebagai salah satu strategi untuk mengurangi timbulan sampah plastik sekaligus mempercepat implementasi ekonomi sirkular.

Direktur Kepatuhan Great Eastern Life Indonesia, Yungki Aldrin, mengatakan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari perubahan perilaku sederhana, termasuk dalam menggunakan dan memperlakukan barang-barang di sekitar.

“Aksi terhadap lingkungan dapat dimulai dari keputusan-keputusan sederhana dalam kehidupan sehari-hari, termasuk bagaimana kita menggunakan dan memperlakukan material yang ada di sekitar kita. Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pengalaman langsung kepada karyawan bahwa material yang sebelumnya dianggap sebagai sampah masih dapat memiliki fungsi dan nilai baru ketika dikelola dengan kreativitas dan cara yang tepat,” ujarnya dalam siaran pers.

Menurutnya, perubahan yang dilakukan secara konsisten dapat berawal dari pemahaman dan kebiasaan sederhana yang kemudian berkembang menjadi bagian dari budaya keberlanjutan perusahaan.

Bangun Budaya Keberlanjutan dari Lingkungan Kerja

Lebih dari sekadar kegiatan pelatihan, workshop ini menjadi sarana membangun kesadaran mengenai pola konsumsi dan pemanfaatan sumber daya yang lebih bertanggung jawab.

Kebiasaan mengurangi penggunaan barang sekali pakai, memilah sampah sejak dari sumber, menggunakan kembali barang yang masih layak, hingga mengolah material bekas menjadi produk bermanfaat merupakan langkah sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui The Greatest Ambassador Project dan berbagai program keberlanjutan yang melibatkan karyawan, Great Eastern Life Indonesia berupaya mendorong agar prinsip sustainability tidak hanya menjadi wacana, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan yang berkelanjutan.

Sejalan dengan semangat Great Everyday Together, perusahaan percaya bahwa keterlibatan setiap individu melalui langkah-langkah sederhana dapat memberikan kontribusi terhadap perubahan yang lebih besar bagi lingkungan.

Dengan demikian, upaya membangun masa depan yang lebih hijau tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun pelaku industri, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat dan dunia usaha.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Properti

Berita Keuangan & Perbankan